Jakarta, TopBusiness – PT Jasaraharja Putera pada Rabu (12/12/2018) meluncurkan aplikasi smartphone JP-Mobile Application yang terdiri atas produk asuransi perjalanan JP Trip dan produk asuransi kecelakaan diri plus, AKD Plus.
“Aplikasi ini membantu PT Jasaraharja Putera meningkatkan pelayanan dan memudahkan masyarakat dalam berasuransi,” ujar Dirut PT Jasaraharja Putera Zulmahdiar dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (12/12/2018) malam.
Menurut Zulmahdiar, aplikasi ini menjadi peluang untuk meningkatkan pelayanan dan memudahkan masyarakat dalam berasuransi khususnya asuransi kecelakaan diri, karena cukup dengan menggunakan untuk mengakses JP-Mobile Application.
Di aplikasi JP-TRIP, PT Jasaraharja Putera menawarkan produk asuransi berupa jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap akibat kecelakaan, biaya pengobatan akibat kecelakaan, evakuasi medis darurat akibat kecelakaan, serta pemulangan medis darurat akibat kecelakaan.
Di aplikasi ini juga terdapat layanan pemulangan jenazah akibat jecelakaan, kehilangan dokumen perjalanan, kehilangan bagasi, penundaan perjalanan, dan pembatalan perjalanan dengan nilai pertanggungan asuransi hingga Rp 25 juta.
Produk AKD Plus PT Jasaraharja Putera memberikan manfaat tambahan berupa jaminan kematian karena kecelakaan, santunan biaya pemakaman, bantuan biaya pengurusan sertifikat kematian, cacat tetap akibat kecelakaan, serta biaya perawatan dan pengobatan dan ambulans, biaya evakuasi jenazah dan manfaat tunai biaya rawat inap.
PT Jasaraharja Putera saat ini juga memasarkan produk asuransi umum, asuransi kredit, surety bond dan kontrak bank garansi serta produk asuransi syariah dengan didukung 113 outlet pelayanan yang terdiri dari 27 kantor cabang, 25 kantor pemasaran dan 62 unit layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. “Performa perusahaan yang kian solid dibuktikan dengan peringkat perusahaan dengan rating id A+ diterima di tahun 2018 dan Top Leader On IT Leadership 2018,” ujarnya.
Pada triwulan III 2018, kinerja perusahaan tumbuh positif yang ditandai dengan pertumbuhan premi bruto sebesar 4,3% dari realisasi periode sama tahun lalu. “Ini membuktikan semakin dekatnya realsiasi pencapaian target pendapatan dengan target minimalnya dan terwujudnya peningkatan total pendapatan yang lebih besar,” kata Zulmahdiar. (nrd)
