TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gapmmi Keluhkan Hambatan Tarif Ekspor Mamin

Nurdian Akhmad
19 February 2019 | 14:49
rubrik: Business Info
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) mengeluhkan hambatan tarif ekspor makanan minuman (mamin) Indonesia yang diterapkan sejumlah negara, khususnya di Afrika dan Amerika Latin.

Untuk itu, pemerintah perlu membentuk tim negosiasi khusus hambatan tarif. Tim khusus ini nantinya yang akan merundingkan pelonggaran hambatan perdagangan (trade barrier) antarnegara.

“Kami berharap pemerintah membentuk tim (negosiasi) khusus yang intensif merundingkan dalam konteks antarnegara, mengingat banyaknya hambatan perdagangan berupa tarif dan non-tarif yang perlu kita bahas secara mendetail,” ujar Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman di Tangerang, Banten, Senin (18/2).

Adhi menjelaskan bahwa saat ini model perundingan perdagangan di masing-masing negara dilakukan melalui semacam barter komoditas ekspor.

Ketua Gapmmi itu juga mengungkapkan bahwa hambatan tarif yang paling rumit dihadapi oleh pihaknya saat ini yaitu di kawasan Afrika dan Amerika Latin.

“Sekarang Afrika dan Amerika Latin, itu rata-rata (hambatan tarifnya) di atas 30 persen untuk pangan olahan, makanya kami usulkan supaya mudah dan cepat yakni melalui preferential trade agreement (PTA) yang memungkinkan terjadinya barter,” tuturnya.

Ia berharap dengan Presiden Joko Widodo memberikan perhatian, mudah-mudahan wacana pembentukan tim negosiasi khusus itu bisa segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait dalam rangka mendorong ekspor Indonesia lebih baik.

BACA JUGA:   PPKM Tak Efektif, Aprindo Minta Pemerintah Tidak Lockdown
Tags: Gapmmitarif ekspor
Previous Post

Indef: Distribusi Avtur Belum Efisien

Next Post

Berantas Pencucian Uang, Lembaga Pemerintah Berkolaborasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR