Jakarta, TopBusiness – Sebagai perusahaan daerah dengan kinerja sangat membangakan ini, tentunya PDAM Tirta Lawu, Kabupaten Karang Anyar ini menjadi perusahaan daerah dengan terunggul dengan peringakat ke 5 se Jawa Tengah ini dalam pelayanan air pemipaan kepada masyarakat.
Saat ini perusahaan daerah ini telah memberikan layanan kepada masyarakat sebanyak 58.000 sambungan rumah (SR) dan untuk target tahun 2019 ini perusahaan akan menyasar peningkatan pelayanan sebanyak 2 digit, waw ini bukan pekerjaan mudah jika team work sdm tiap siap, tapi bagi perusahaan daerah sangat meyakini target tersebut akan bisa tercapai, bahkan bisa dilampaui.
Kinerja smart team work perusahaan daerah dibawah kepemimpinan direktur Prihanto ini sudah tidak diragukan lagi. Prihanto merubah segalanya mindseat seluruh karwayan bahkan kontraktor pihak ke 3 pun dari pola birokrat, dilayani menjadi melayani, seperti layaknya layanan bisnis. Tentunya melakukan transformasi dilayani hingga melayani sebuah perjalanan tidak mudah dan memerlukan waktu dan strategi tersendiri merubah pola demikian di masayarakat sudah terbiasa dengan mental birokrat ini.
Kepiawaan Prihanto dalam melihat peluang binis sangat terbuka bagi perusahaan daerah ini agar BUMD ini menjadi tuan rumah di negeri sendiri akan menjadi sebuah kenyataan rupanya. Dengan potensi sumber daya air (reservoir) air pegunungan Gunung Lawu ini maka Prihanto akan membangun anak perusahaan PDAM ini akan menerjuni bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan brand “Air Segar”.
Menurut Prihanto di Jakarta dalam sebuah penjurian (teknikal rating) bagi kinerja perusahaan BUMD diselengarakan majalah Top Business.
“Kami mendapatkasn support besar dari Bupati Karang Anyar agar mendirikan anak perusahaan AMDK ini. Kami akan merogoh kocek dari kas internal kami sebesar Rp 75 miliar dalam membangun AMDK ini. Dan untuk membangun anak perusahaan AMDK ini kami jalani sendiri, artinya tidak ada mitra. Dan pada bulan November ini perusahaan AMDK ini sudah resmi melakukan produksi Air Segar dengan kemasan 500 ml, 1500ml serta gallon,” tegas Prihanto.
“Kami memiliki pasar sudah pasti (captive market) sebanyak 5.000 dari seluruh perangkat jajaran pemerintahan Kabupaten Karang Anyar. Lantas pula strategi pasar umum pun sudah kami petakan. Nantinya produk Air Segar ini akan menjadi ikon tersendiri bagi keberadaan Kabupaten Karang Anyar. Kami akan menjadi tuan rumah sendiri di daerah Karang Anyar ini, selama ini kami hanya jadi penonton semata. Tentunya keberhasilan BUMD ini akan memberikan kontribusi besar pula bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karang Anyar tentunya, ujar Prinato.
Penulis: Albarsyah
