TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

TOP BUMD 2019: BPR Baturaja Gencar Garap ‘Captive Market’ di Kabupaten OKU

Nurdian Akhmad
20 March 2019 | 13:46
rubrik: BUMD
TOP BUMD 2019: BPR Baturaja Gencar Garap ‘Captive Market’ di Kabupaten OKU

Jakarta, TopBusiness – Bank Perkreditan Rakyat Baturaja terpilih menjadi salah satu BUMD yang diundang untuk mengikuti sesi penjurian oleh Dewan Juri TOP BUMD 2019 yang diselenggarakan oleh Madani Group.

Sejak tanggal 7 Agustus 2017, BPR Baturaja mulai melakukan kegiatan operasional. Komposisi Kepemilikan modal di BPR Baturaja adalah Pemerintahan Ogan Komering Ulu (OKU) selaku Pemegang Saham pengendali dengan Kepemilikan saham ditempatkan sebesar 99% dan Perusahaan Daerah Pasar Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan Kepemilikan saham ditempatkan sebesar 1%.

“Menjadi Bank Perkreditan Rakyat terbaik dan terbesar di Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi visi kami,” kata Januar Hertanto, Direktur Utama BPR Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, saat penjurian TOP BUMD 2019 di Jakarta, (14/3/2019).

“Sedangkan misi kami adalah, menciptakan perusahaan yang aman, sehat dan menguntungkan bagi shareholder dan stakeholder.  Menciptakan tenaga kerja profesional dalam tata kelola Bank dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat,” tambahnya.

Captive Market BPR Baturaja

“Nasabah kami 99 persen adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten OKU sebagai captive market. Hal ini, mendapat dukungan dari Bupati, Sekretaris Daerah, dan SKPD. Mereka mengeluarkan himbauan agar para PNS menabung dan mengambil pinjaman di BPR Baturaja,” kata Januar kepada Dewan Juri TOP BUMD 2019.

“Added value dari BPR Baturaja adalah kami memiliki hubungan baik dengan Bupati OKU, Sekretaris Daerah dan semua kepala SKPD. Jika ada pegawai Pemda OKU yang memiliki kredit bermasalah, maka kami membuat surat tembusan ke para pejabat tersebut dan mereka membantu agar kredit bermasalah itu segera diselesaikan.”

“Dengan hal diatas, dua tahun berturut-turut, 2017 dan 2018, kami tidak memiliki kredit bermasalah. Pembayaran pinjaman dari kalangan pemda langsung dipotong dari gaji mereka. Ini dapat terlaksana, dengan adanya koordinasi dan sinergi kami dengan Pemda OKU.”

BACA JUGA:   Dirut Perumda Tirta Tohlangkir: Tingkatkan Laba dengan Kerja Smart dan Efisien

“Untuk membina hubungan baik dengan Pemda OKU, kami membantu membiayai kegiatan-kegiatan Pemda dengan menjadi sponsor sekaligus sebagai sarana kami melakukan promosi. Contohnya, ikut jadi sponsor lomba perahu naga.”

“Sedangkan sebagai timbal-baliknya, untuk sosialisasi BPR Baturaja, kami dibantu oleh Bupati, Sekda, dan SKPD melalui pertemuan-pertemuan dengan PNS di lingkungan Pemda OKU.”

Mengapa Menggarap PNS Pemda OKU Sebagai Captive Market

“Kami menggarap PNS di lingkungan Pemda OKU sebagai captive market setelah berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami diinformasikan bidang-bidang yang memiliki potensi untuk kami garap untuk menghindari terkena kredit macet. Kami dianjurkan OJK untuk berhati-hati, karena rata-rata kredit macet di Sumsel adalah 11 persen yang tertinggi secara nasional,” kata Januar.

“Selain itu, kondisi perekonomian di Sumsel saat ini tidak bagus karena harga karet sedang jatuh. Padahal, karet adalah komoditas utama di Kabupaten OKU dan Sumsel. Saat harga karet tinggi, orang bisa membeli mobil secara cash. Akibat harga karet jatuh, maka usaha perdagangan sepi, jumlah uang beredar sedikit.”

“Itulah alasan kami menggarap PNS Pemda OKU sebagai captive market.”

“Selain itu, kami juga mulai menggarap para kontraktor yang menyediakan barang dan jasa untuk pemda sebagai market kami,” tambah Januar.

Produk Unggulan BPR Baturaja

Kegiatan Utama BPR Baturaja adalah menghimpun dana dalam bentuk simpanan Tabungan dan Deposito serta menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman dengan berlandaskan kepada prinsip kehati-hatian dan kepercayaan.

“Tabungan BPR memiliki suku bunga kompetitif, pick up service, setoran awal yang ringan Rp 25.000,-, dan bebas biaya administrasi. Nama produknya adalah Tabara, Tabara Siswa, dam Tabara Harapan.”

“Deposito dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan. Dalam menjaring deposito, kami menggunakan marketing freelance dengan sistem jika mendapat nasabah deposito dari wilayah Kabupaten OKU maka si marketing freelance akan dapat fee 2 persen dari total dana nasabah yang disimpannya. Jika mendapat dana deposito dari luar wilayah Kabupaten OKU, akan mendapat fee 3 persen.”

BACA JUGA:   Jamkrida Banten Senang Gandeng BPR-Koperasi, Mengapa?

“Marketing freelance kami bergerak hingga daerah Bali, Bontang, dan Sleman. Dengan sistem ini dana deposito yang kami peroleh cukup masif. Dari 2017 hingga 2018 pertumbuhan simpanan deposito kami mencapai 150 persen,” papar Januar.

“Dalam hal penyaluran dana, produk unggulan kami adalah kredit kepada guru bersertifikat yang mendapat tunjangan profesi. Tunjangan profesi ini masih masih sedikit digarap oleh perbankan dan memberi porsi pendapatan yang cukup besar bagi kami.”

“Selain itu, kredit untuk biaya perjalanan dinas pemda OKU dengan bunga 1 persen per bulan. Kredit ini sangat membantu para PNS Pemda OKU karena meringankan mereka yang harus melakukan perjalanan dinas seperti studi banding.”

“Kredit ini masif karena adanya kebijakan transaksi non tunai yang diberlakukan pemerintah. Sehingga biaya perjalanan dinas harus ditanggung terlebih dahulu menggunakan uang sendiri oleh PNS, dia harus membuat laporan pertanggungjawaban, dan baru mendapat reimburse. Ini tentu memberatkan bagi si PNS. Sehingga dengan kredit yang kami berikan, membantu meringankan mereka.”

“Kami juga memberi kredit untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya habis pakai, kegiatan yang berlangsung 3-4 hari, untuk SKPD di lingkungan Pemda OKU seperti Sekretariat Daerah. Juga kredit untuk kegiatan yang berlangsung selama 1 tahun anggaran. Yaitu kegiatan sosialisasi dan monitoring yang dilakukan Pemda OKU. Untuk kredit ini pembayarannya setiap 3 bulan.”

Target BPR Baturaja di 2019

“Kami ingin memberi pemasukan ke Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu. Sehingga dapat memberikan efek domino bagi perkembangan perekonomian Kabupaten Ogan Komering Ulu,” kata Januar.

“Selain itu, kami ingin membuka lapangan kerja bagi Putra Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu. Saat ini, jumlah karyawan kami baru 30 orang,” tutup Januar.

BACA JUGA:   Sasaran dan Ekses CSR Ala Jamkrida Riau

 

Penulis: Teguh Imam Suyudi

Tags: BPR BaturajaTop BUMD 2019
Previous Post

BNI Syariah Targetkan Pembiayaan KPR Tumbuh 8 Persen

Next Post

PDAM Pacitan Masuk Kategori Sehat

Comments 1

  1. general says:
    7 years ago

    Etos kerja kami adl: kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan pantang menyerah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR