Jakarta TopBusiness – PT Waskita Beton Precast Tbk (WBP) mempunyai teknik khusus dalam menerapkan kebijakan GRC untuk bidang manajemen risiko.
Menurut Direktur Keuangan WBP A YuliantoTyas Nugroho, di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pihaknya telah mengatur acuan penerapan manajemen risiko di seluruh aktivitas perusahaan. “Yaitu mulai dari level strategic hingga level operasional,” katanya.
Kemudian. “Wewenang dan tanggung jawab seluruh pihak,” ujarnya.
Terakhir. “Mengatur peran pimpinan puncak dalam pembentukan budaya sadar risiko di internal perussahaan,” tuturnya.
Ada pun alur dalam manajemen risiko berawal dari komunikasi dan konsultasi yang diturunkan kepada menentukan konteks manajemen risiko, diterusakan lagi ke pada identifikasi risiko, analisa risiko, evaluasi risiko, monitoring dan review dan terakhir domentasi dan pelaporan.
Sementara kebijakan GRC di bidang manajemen kepatuhan, perseroan terus melakukan peningkatan dengan membuat program terkait dengan pengurusan, pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan utama perusahaan.
Tak kalah pentingnya adalah monitoring dan konsultasi. Ini dilakukan agar seluruh penyelenggaraan kegiatan usaha utama perusahaan telah memperoleh perijinan yang sah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tak lupa perseroan mewujudkan kesadaran dan kepatuhan hukum, yakni dengan memberikan pengertian dan pemahaman atas peraturan perundang-undangan yang berlaku, terkait dengan ketentuan hukum yang harus dijalankan dan diimplementasikan pada seluruh kegiatan perusahaan.
Penulis : Agus H
