
Jakarta, businessnews.id — Konsumsi premium diperkirakan naik 36% sehari sebelum Lebaran tahun ini, menjadi 109.279 kiloliter. Itu kalau dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya, mengatakan hal itu di Jakarta.
Hanung pun mengatakan, saat puncak arus balik atau H+5, konsumsi premium diperkirakan sebanyak 105.630 kiloliter. “Angka ini naik 31% kalau dibandingkan dengan konsumsi di hari biasa,” ucap Hanung dalam keterangan tertulis (17/7/2014).
Pertamina memersiapkan beberapa langkah antisipasi untuk memastikan tersedianya pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di berbagai wilayah Indonesia yang diprediksi permintaannya naik selama Ramadan dan Lebaran tahun ini.
“Sesuai dengan arahan Pemerintah, untuk masa puasa dan Lebaran, Pertamina akan tetap menyalurkan BBM PSO (public service obligation) sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Pertamina siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan memersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan LPG dengan baik, untuk mengantisipasi peningkatan permintaan pada periode arus mudik dan balik Idul Fitri 1435 Hijriah.
Untuk itu, dia menambahkan, Pertamina telah membentuk Posko Satuan Tugas (Satgas) guna memantau tersedianya BBM serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat konsumen yang efektif mulai tanggal 1 Juli 2014 sampai 12 Agustus 2014. (Achmad Adhito)
Editor: Achmad Adhito