
Jakarta, businessnews.id — Saham dan waran keluaran PT SMR Utama yang ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, distop dari perdagangan untuk sementara (suspend) oleh otoritas bursa tersebut. Sebab, harga saham itu naik signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam keterbukaan informasi pagi ini, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, “Di penutupan perdagangan 24 Juli 2014, harga saham itu di Rp 99 per lembar. Dan naik ke Rp 233 per lembar atau 135,35% di penutupan kemarin.”
Irvan menambahkan, suspend tersebut untuk adanya cooling down. Pihak-pihak yang berkepentingan agar memerhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan emiten tersebut.
“Suspend tersebut berlaku di pasar regular dan tunai sedari awal sesi pertama perdagangan hari ini,” katanya.
Sementara, pada awal perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bursa tersebut tercatat menurun.
Data transaksi RTI menunjukkan, indeks tersebut ada di 5179,195: turun -5,28 poin atau -0,10% bila dibandingkan dengan saat penutupan kemarin.
Investor asing tercatat lebih banyak melakukan aksi jual saham, sementara investor lokal sebaliknya. (Achmad Adhito)
Editor: Achmad Adhito