Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (05/11) ini di Bursa Efek Indonesia bertahan di zona hijau. Indeks komposit Jakarta itu terangkat 51,14 poin, atau setara dengan 0,83 persen ke posisi 6.231,479. Investor menyambut positif data pertumbuhan ekonomi.
Investor merespon positif atas laporan Badan Pusat Statistik yang mempublikasikan ekonomi di triwulan III/2019 tumbuh 5,02 persen secara tahunan. Mereka memilih saham berkapitalisasi besar, sehingga indeks komposit menguat.
Selepas pembukaan perdagangan, indeks menguat 28,55 poin (0,46 persen) ke level 6.208,90 dan hingga jelang penutupan sesi I hari ini 35,50 poin (0,57 persen) ke level 6.215,84. Akhir perdagangan sesi I, menguat 38,6 poin (0,62 persen) ke level 6.218,95. Pembukaan sesi II, komposit masih naik 41,25 poin (0,67 persen) ke level 6.221,60 dan jelang penutupan perdagangan menguat 53,67 poin (0,87 persen) ke level 6.234,02.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 13.532.938.036 unit saham dan frekuensi 578.483 kali senilai Rp 8,645 triliun. Sejumlah saham mengalami peningkatan harga, seperti, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 200 ke level Rp 6.900, kemudian PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Rp 325 ke level Rp 20.050 dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 50 ke level Rp 4.200 per unit saham.
Penulis: Agus H
