Jakarta, TopBusiness – Kementerian keuangan atau kemenkeu menilai, perlu tiga hal dalam meningkatkan produktivitas perdagangan Indonesia dari sisi fiskal.
Dalam laman kemenkeu.go.id, di Jakarta, hari ini, Wamenkeu Suahasil Nazara mengatakan, ada 3 hal yang perlu dilakukan dalam meningkatkan produktivitas perdagangan Indonesia dari sisi fiskal. Pertama, pengelolaan penerimaan negara baik yang bersumber dari pajak maupun bukan pajak. “Bagaimana mengelola penerimaan belanja (negara). Kemenkeu me-manage penerimaan dengan baik dan hati-hati,” kata Wamenkeu, saat acara rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia Tahun 2019.
Adapun poin kedua, bagaimana peran pemerintah dalam pengelolaan belanja negara yang lebih efektif dan efisien. “Kita (Kemenkeu) ingin alokasi pembelanjaan terserap dengan tepat, dimana belanja tidak dihambur-hamburkan, procurement (pengadaan) lebih baik dan transparan,” tambahnya.
Poin ketiga adalah pembiayaan yang tepat sasaran, cepat, akurat, dan terukur. “Pembiayaan, dimana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) merupakan instrumen untuk menjaga gerak laju perekonomian. Misalnya terdeteksi ekspor-impor kita lemah maka perlu belanja pemerintah diperkuat untuk menstimulus perekonomian dalam negeri,” ungkap Wamenkeu.
Penulis: Agus H
