TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Telkom Akan Buyback Saham Senilai Rp1,5 T

Busthomi
30 March 2020 | 16:36
rubrik: BUMD, Capital Market
Telkom Pastikan Ikut Tender BTS Milik Indosat

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memastikan untuk melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali sebagian sahamnya (buyback) dengan dengan memperhatikan kemampuan Perseroan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini juga sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SE OJK) tentang Buyback Saham itu.

Seperti diketahui, kondisi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terjadi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun 2020 sampai dengan tanggal 9 Maret 2020 sebesar 18,46%. Selain itu, kondisi perekonomian regional dan global mengalami tekanan dan pelambatan. Itu semua, antara lain disebabkan oleh penyebaran wabah COVID-19 dan melemahnya harga minyak dunia.

Sementara berdasarkan data Perseroan, sejak tanggal 1 Januari 2020 hingga tanggal 19 Maret 2020, tercatat saham TLKM mengalami penurunan sebesar 34% yaitu dari harga Rp3.970 turun ke harga Rp2.620. Demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, di Jakarta, Senin (30/3/2020).

“Penurunan harga saham tersebut tidak mencerminkan kinerja positif Perseroan, sehingga Perseroan bermaksud untuk menunjukkan komitmennya dalam rangka meningkatkan nilai pemegang saham melalui Pembelian Kembali Saham Perseroan,” terang keterangan itu.

Nantinya, periode buyback saham itu mulai 30 Maret hingga 29 Juni 2020. Dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dalam Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 2/2013 dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.

“Direksi Perseroan meyakini, pembelian kembali saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan karena sampai dengan saat ini Perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan ini,” katanya.

Untuk biaya buyback saham sendiri berasal dari saldo laba Perseroan. Penggunaan Saldo Laba tersebut tidak akan menyebabkan kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan. Seperti diketahui, perseroan pada saat ini telah melakukan penyisihan cadangan wajib sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Dengan posisi saldo laba Perseroan per 30 September 2019 yang tercatat sebesar Rp91,26 triliun.

BACA JUGA:   Indeks Diestimasikan Lanjutkan Penguatan

“Dari jumlah itu, yang akan digunakan untuk membiayai pembelian kembali saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1,5 triliun. Biaya ini tidak termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan Pembelian Kembali Saham,” katanya.

Sehingga, dengan adanya aksi korporasi ini, kondisi keuangan perseroan berdasar laporan keuangan hingga 30 September 2019, total asset sebelum buyback adalah Rp214,99 triliungan dan setelah buyback menjadi Rp213,49 triliun. Juga untuk ekuitas perseroan dari Rp116,44 triliun sebelum buyback menjadi Rp114,94 triliun. Untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap di posisi RpRp16,46 triliun.

“Perseroan berkeyakinan, pelaksanaan transaksi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan mengingat TLKM memiliki modal kerja dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan. Sehinga dari analisis di atas, tak ada perubahan signifikan dari buyback ini terhadap indicator keuangan perseroan,” pungkasnya.

Tags: buyback sahamsaham telkomtelkom
Previous Post

Belanja Bahan Pokok di Bulog Kini Bisa Online

Next Post

IHSG Minus 2,88 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR