Jakarta, TopBusiness—Bank Maluku Malut mencatatkan tingkat NPL (non-performing loan) kurang dari 3%, untuk periode Maret 2020 sampai April 2020. Ketika dibandingkan sebelum adanya wabah Covid-19, rasio NPL tersebut masih tetap.
Hal tersebut dijelaskan oleh manajemen bank tersebut, dalam jawaban tertulis yang ditujukan kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Di situ, dijelaskan pula sejumlah strategi Bank Maluku Malut dalam hal merespons situasi ekonomi yang terdampak Covid-19. Dalam hal ini, Bank Maluku Malut merevisi target bisnis.
Revisi tersebut mencakup rencana penyaluran kredit, rencana penghimpunan DPK (dana pihak ketiga), serta penyesuaian terhadap rencana anggaran dan biaya yang telah ditetapkan melalui RBB (rencana bisnis bank) tahun 2020-2022.
“Hal tersebut disesuaikan dengan situasi dan kondisi perekonomian nasional atau juga di Provinsi Maluku serta Maluku Utara saat ini,” demikianlah yang tertera di jawaban tertulis itu.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
