TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bukit Asam Optimalkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

Editor
7 March 2021 | 09:32
rubrik: CSR, Event
Bukit Asam Optimalkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

Jakarta, TopBusiness – PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) terpilih sebagai Finalis ajang TOP Corporate Social Responsibility Awards 2021, yang diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dan konsutanbidang CSR.

Saat ini, PTBA mengoperasikan tambang batubara di Tanjung Enim(Sumatera Selatan), Ombilin (Sumatera Barat), Peranap (Riau) dan Kalimantan Timur.Selain bertumpu pada bisnis pertambangan batubara, PTBA juga telah mengembangkan  bisnisnya di bidang pembangkit listrik, benefisiasi batubara dan investasi.PT Indonesia Asahan  Aluminum (Persero)  memiliki sekitar 65% dari total saham PTBA.

PTBA terpilih sebagai FinalisTOP CSR Awards 2021berkat strateginya mengoptimalkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 dan Era Kenormalan Baru.

Sebagai Finalis, PTBAtelah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan Dewan Juri TOP CSR Awards 2021 yang diselenggarakan secara online pada Kamis, 4Maret 2021. Hadir mewakili perusahaan dalam sesi ini yaitu Hartono, Senior Manager CSR; Roy Ubaya, staf Senior Manager CSR; Titin Dwi Oktariani, Manajer Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan CSR; Hendri Mulyono, Manajer Kemitraaan Bina Lingkungan dan Bina Wilayah, dan Ajeng Biantari, Perencana Senior CSR.

Kebijakan dan Strategi CSR

Dalam presentasinya kepada dewan juri, Hartono memaparkan kebijakan dan strategi yang dijalankan PTBA di masa Pandemi Covid-19 dan Kenormalan Baru.

“Pertama, PTBAmelaksanakan pemetaan ulang terhadap seluruh program yang terdampak Pandemi COVID-19”

“Kedua, mengkaji langkah dan strategi teroptimal untuk mengatasi Pandemi COVID-19, berbasis hasil pemetaan yang ada, agar program tetap berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

“Ketiga, melaksanakan program berupa Stimulus Ekonomi yang tertuang pada Surat Keputusan Direksi tentang Stimulus Untuk Mitra Binaan Program Kemitraan Atas Terjadinya Pandemik Corona Virus Desease-19 (COVID-19). Serta, pemberian kapasitas produksi pada program-program yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat sekitar perusahaan.”

BACA JUGA:   Sederet Program CSR PT MMS Group Indonesia, Ada yang Dukung IKN Nusantara

“Keempat, dengan kebijakan dan strategi yang mempertimbangkan Pandemi COVID-19, diharapkan program-program CSR PTBA secara langsung mampu berkembang secara berkelanjutan.”

Program CSR Unggulan

Roy Ubaya melanjutkan pemaparan dengan menjelaskan sejumlah program unggulan yang dilaksanakan di lingkungan internal dan eksternal perusahaan selaras dengan kebijakan dan strategi perusahaan yaitu:

“Pertama, bantuan laboratorium beserta peralatan tes PCR untuk masyarakat sekitar perusahaan.”

“Kedua, Sentra Industri Bukit Asam Batik Kujur di Desa Tanjung Enim yang difokuskan sebagai bahan baku maskerpembuatan masker bagi masyarakat pada program Bukit Asam Peduli.”

“Ketiga, Sentra Industri Bukit Asam Konveksi dan Percetakan yang difokuskan untuk membuat masker dan media promosi kesehatan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 sesuai aturan Kementerian Kesehatan RI.”

Menurutnya, kedua program tersebut bermanfaat bagi perusahaan yaitu mempermudah pasokan bahan baku masker dan menurunkan biaya produksi.

“Manfaat bagi stakeholder berupa lahirnya siklus ekonomi di sekitar perusahaan yang berkelanjutan, mengingat area produksi kain batik Kujur serta proses konveksi berada di sekitar perusahaan yang secara langsung memberikan dampak ekonomi serta menurunkan tingkat pengangguran masyarakat.”

“Stakeholders yang terlibat dalam kedua program tersebut yaitu SIBA Batik Kujur, PKK sekitar perusahaan, Pemda, Dinas terkait Kecamatan dan Desa/Kelurahan, serta mitra dan pemasok.”

“Keempat, PPM Rosella difokuskan untuk bahan baku minuman sehat di masa Pandemi COVID-19. Dengan memanfaatan lahan tidur di masyarakat untuk budidaya tanaman Rosella yang diolah sebagai bahan baku minuman sehat bagi masyarakat.

“Manfaat bagi perusahaan, memperkecil risiko pandemi di masyarakat sekitar Perusahaan dengan mengkonsumsi minuman sehat. Juga membantu mengendalikan biaya kesehatan masyarakat yang terdampak COVID-19.”

“Bagi stakeholder manfaatnya berupa lahirnya siklus ekonomi di sekitar perusahaan yang berkelanjutan dengan budidaya Rosella.”

“Stakeholders yang terlibat dalam program ini yaitu SIBA Rosella, PKK Sekitar Perusahaan, Karang Taruna, Pemda, Dinas terkait, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan KADIN. Serta mitra dan para pemasok,” jelas Roy kepada dewan juri.

BACA JUGA:   Selaraskan Bisnis dengan CSR, Bank Muamalat Punya Tabungan Berhadiah Paket Donasi Covid-19

“Kelima, PPM Rumpun Pangan difokuskan untuk memberikan bantuan pangan bagi masyarakat sekitar Perusahaan yang terdampak Pandemi COVID-19. Dimana dengan Program Circular Economy Beras Pagar Dewa, PT PABA di Desa Pagar Dewa, sebagai produses Beras Sehat binaan CSR PTBA, jadi pemasok utama dalam program Bukit Asam Peduli.”

“Dengan program ini, perusahaan mendapat manfaat berupa menurunan biaya dan jaminan kualitas dalam penyediaan beras bagi masyarakat sekitar perusahaan.”

“Manfaat juga didapat stakeholder perusahaan, berupa adanya siklus ekonomi berkelanjutan di sekitar perusahaan, mengingat area pertanian, proses produksi, proses pengemasan, dan distribusi beras berada di sekitar perusahaan. Sehingga secara langsung mengurangi tingkat pengangguran masyarakat.”

“Para stakeholders yang terlibat PT Pagar Bukit Asam (PT PABA), Gabungan Kelompok Tani Desa Pagar Dewa, Pemkab, Kecamatan, Desa/Kelurahan, mitra dan pemasok penunjang produksi beras.”

“Dengan terserapnya produk-produk PPM binaan CSR PTBA dan terlaksananya pencegahan COVID-19 dengan tersedianya alat tes PCR maka keberlanjutan siklus sosial, ekonomi dan kehidupan masyarakat sekitar perusahaan secara perlahan kembali normal,” ujar Roy.

Program CSR Pendidikan dan Lingkungan

Selain program unggulan, Roy juga mengungkap program CSR bidang pendidikan yang telah dijalankan PTBA pada tahun 2019 hingga 2020 yaitu BIDIKSIBA, Ayo Sekolah, dan AKIPBA. Bantuan Pendidikan Mahasiswa Berprestasi di Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA), bantuan pendidikan Perguruan Tinggi bagi siswa-siswi lulusan SMA/SMK sederajat yang berasal dari keluarga tidak mampu.”

“Ayo Sekolah, bantuan pendidikan bagi siswa-siswi SD-SMA sederajat di sekitar Wilayah operasional perusahaan dan berasal dari keluarga tidak mampu.”

Akademi Komunitas Industri Pertambangan (AKIPBA), program pendidikan vokasi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu.

Menurut Roy, ketiga program pendidikan tersebut bermanfaat meningkatkan akses pendidikan dan kesempatan belajar bagi penerima manfaat yang tidak mampu secara finansial namun memiliki potensi akademik yang baik. Selain itu, dapat menghasilkan individu yang berwawasan luas sehingga mampu berkontribusi untuk masyarakat dalam berbagai aspek.

BACA JUGA:   DAHANA Gelar Pengobatan Gratis di Pekan TJSL

“Peserta didik memiliki potensi menjadi SDM yang profesional dan memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan bagi perusahaan pertambangan.”

Kemudian Program CSR yang terkait bidang Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan yaitu pengadaan Pompa Irigasi Solar Cell di Desa Talawi. “Ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar khususnya pada lokasi pasca tambang perusahaan yang berlokasi Sawahlunto, Sumatera Barat. Kami memberikan bantuan infrastruktur pertanian berupa pembangunan Pompa Irigasi Solar Cell di Desa Talawi, Sawahlunto.

“Penggunaan pompa irigasi tenaga surya ini memberikan dampak positif berupa peningkatan panen dari 1 kali per tahun menjadi 3 kali per tahun,”ungkap Roy.

Berikutnya, pengadaan Pompa Irigasi Solar Cell di Pesawaran. Bantuan Pompa Irigasi bagi masyarakat dalam rangka mendorong optimalisasi hasil produksi pertanian. Subjek penerima manfaat bantuan ini adalah masyarakat Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.

“Listrik yg dihasilkan pompa tersebut sebesar 35.000 watt dengan lahan yang akan dialiri seluas 167 ha. Proyek ini berkolaborasi dengan Pemprov Lampung yang akan memberikan bantuan berupa saluran tersier irigasi tersebut. Saat ini, petani masih mengandalkan pompadiesel untuk tanaman cabe pada musim kemarau. Sementara dimusim penghujan petani akan memanfaatkan lahan untuk ditanami padi.”

“Pelaksanaan program ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yaitu Tujuan 7 (Tujuh) Energi Bersih dan Berkelanjutan; Tujuan 13 (Tiga Belas) Penanganan Perubahan Iklim; dan Tujuan 15 (Lima Belas) Ekosistem Daratan,” tutup Roy.

Penulis: Teguh Imam Suyudi

Tags: PT Bukit Asam TbkTOP CSR Awards 2021
Previous Post

Anggaran CSR Pelindo III 56% Dialokasikan untuk Penanggulangan Pandemi Covid -19

Next Post

Pengerukan Indonesia Kembali Jadi Finalis Ajang TOP CSR Awards 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR