Jakarta, TopBusiness – Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) terpilih sebagai Finalis ajang TOP Corporate Social Responsibility Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan sejumlah asosiasi dan konsultan bidang CSR.
Saat ini,aktivitas bisnis Peruri,sesuai penugasan PP No. 6 Tahun 2019, meliputi mencetak uang kertas dan uang logam Rupiah, serta produk dokumen sekuriti atau kertas berharga non uang lainnya. Sedangkan akvitas bisnis non-penugasan, Peruri menggarap Bisnis Digital berupa Peruri Code, Peruri Sign, dan Peruri Trust. Juga, menggarap pasar internasional dari Nepal, Sri Lanka, Philipina, Papua Nugini, Pakistan, dan Peru.
Berdiri pada 15 September 1971, Peruri adalah salah satu pabrik percetakan uang terbesar di dunia dengan fasilitas terintegrasi dalam satu area. Peruri juga termasuk Obyek Vital Nasional Strategis Industri (OVNSI).
Kantor Pusat Peruri berlokasi di Jakarta Selatan, sedangkan Kawasan Produksi untuk mencetak uang Rupiah, dokumen keimigrasian/paspor, meterai, pita cukai, buku pertanahan dan dokumen sekuriti lainnya berlokasi di Karawang Timur, Jawa Barat
Kawasan Produksi Karawang memiliki luas 202 hektar dengan peruntukan lahan yang sudah dimanfaatkan: Printing 26 hektar, Security Ink 1,1 hektar, Sentra Pengelolaan Uang Bank Indonesia 51,3 hektar.
Kebijakan&Strategi Program CSR
Sebagai Finalis TOP CSR Awards 2021, Peruri telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada Selasa, 9 Maret 2021. Mewakili perusahaan mengikuti tahapan ini: Mauludi Hijriansyah, POH Head of Operational Finance & PKBL Division; Dawam Hafidhuddin, staf PKBL; dan Yahdi Lil Ihsan, staf Corporate Communication.
Dalam presentasinya, Mauludi, menjelaskan kebijakan dan strategi terkait CSR dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan(TJSL) yang dijalankan Perurimasuk dalam Lima Strategi Prioritas Peruri yang diperhatikan dalam pengembangan aspirasi dan strategi perusahaan, yaitu di aspekEconomic and Social Value for Indonesia, “Dinyatakan bahwa Peruri selain menjalankan tanggung jawab yang bernilai sosial(CSR/TJSL), juga dituntut memberikan kontribusi berupa nilaiekonomi bagi negara.”
Lima Strategi Prioritas Peruri merupakan bagian dari Grand Strategy yang dikembangkan untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan usaha Peruri secara berkesinambungan melalui pengembangan produk/layanan & pasar/pelanggan
“Saat ini, pelaksanaan Program TJSL Peruri berdasarkan Peraturan Menteri BUMN nomor 09/MBU/07/2015 dan turunannya serta Manual PKBL Peruri.”
“Untuk penetapan Program dan Anggaran CSRProgram TJSL, ditetapkan melalui Rapat Pembahasan Bersama (RPB) antaraPeruri dengan pemilik modal, dalam kaitan ini Kementerian BUMN. RPB dilaksanakan sebelum tahun anggaran dimulai. Ketetapan program danbesaran alokasi anggaran TJSL dituangkan dalam Risalah RPB yang disepakati oleh Peruri dan Kementerian BUMN,” jelas Mauludi kepada dewan juri.
Program CSR yang Selaras Bisnis Perusahaan
Kemudian terkait programCSR dan PKBL (TJSL) yang selaras atau mendukung strategi bisnis perusahaan, Mauludimemaparkan, “Kami telah menjalankan pemberdayaan UMKM Binaan Peruri sebagai penunjang operasional Perusahaan.”
“Kedua, membina Kelompok Tani di Kabupaten Karawang guna mendukung kemajuan perekonomian petani kopi Karawang. Ketiga, bekerja sama dengan Pemkab Karawang dalam pelaksanaan program CSR.”
“Keempat, memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi lulusan SMA/K yang belum bekerja/ kuliah di Kabupaten Karawang. Terakhir, mendukung Program Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.”
Program CSR di Masa Pandemi Covid-19 dan Kenormalan Baru
Mauludimenambahkan bahwa selain program yang selaras atau mendukung bisnisperusahaan tersebut, Peruri juga telah melaksanakan program CSR terkait pandemi Covid-19 dan era Kenormalan Baru.
“Kami telah menjalankan Program Peruri Tanggap Covid-19 di internal perusahaan. Sejumlah kegiatan yang telah dilakukan antara lain: pembentukkan Tim Taskforce yang diketuai oleh Head of Risk Management, menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) dan pengaturan jam kerja, memanfaatkan teknologi IT,menyusun prosedur/protokol masa krisis, dan membentuk covid ranger.”
“Masih di internal, terkait Protokol Kesehatan, kami menerapkan kewajiban bagi seluruh tamu yang akan berkunjung untuk dilakukan pengecekan suhu saat masuk area kerja, pemberian hand sanitizer kepada seluruh karyawan dan penempatanhand sanitizer/lokasi cuci tangan, program cuci tangan secara rutin, pemberian informasi secara berkala terkait perkembangan Covid-19, serta melakukan rapid test/swab test bagi seluruh karyawan.”
Selain di lingkungan perusahaan, lanjut Mauludi, Program Peruri Tanggap Covid-19 juga dilakukan di eksternal atau lingkungan di sekitar perusahaan. “Kegia tan yang kami lakukan berupa menyediakan rumah singgah bagi tenaga medis di KantorPeruri Jakarta bekerjasama dengan Rumah SakitPertamina dan RS Pelni, memberikan bantuan kepada Gugus Tugas PercepatanPenanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Puskesmas Karawang, lingkungan warga Desa sekitar berupa handsanitizer, disinfektan, masker, Alat Pelindung Diri (APD).”
“Kami juga menyalurkan bantuan berupa alat ventilator kepada 11 RSPertamina dan RS Pelni. Menyalurkan bantuan berupa APD, masker, hand sanitizer ke beberapa rumah sakit penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Karawang. Serta memberikan bantuan mobil ambulance kepada Puskesmas Kecamatan Ciampel,” ujarnya.
Program CSR Unggulan
Dalam kesempatan ini juga kepada dewan juri, Mauludi memaparkan program CSR unggulan di sejumlah bidang yang telah dijalankan Peruri sejak tahun 2019 hingga saat ini.
“Di bidang Pendidikan, berupa peningkatan hard skill siswaSMK, yaitu Pendidikan Pelatihan keterampilan bagi siswa SMK Karawang. Kemudian, merenovasi 6 ruang sekolah dasar yang mengalami rusak parah di Karawang untuk menyediakan gedung sekolah yang aman dan nyaman bagi para siswa.”
“Bidang Lingkungan dan Ekonomi, Produk Kopi Penyangga Bumi, berupa pembinaan dan pelatihan petani kopi di Karawang. Manfaatnya, peningkatan perekonomian para petanikopi.”
“Untuk bidang Kesehatan, kami menyediakan Rumah Singgah Peruri bagi para Tenaga Kesehatan di Jakarta Selatan. Manfaatnya, tersedianya tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para petugas medis.”
“Berikutnya di bidang Sosial, berupa Pembangunan Rumah LayakHuni. Kami membangun 10 Rumah Layak Huni sebanyak bagi masyarakat Karawang. Manfaatnya, tersedianya rumah layak huni bagi masyarakat,” tutup Mauludi.
Penulis: Teguh Imam Suyudi
