Jakarta, TopBusiness – Bertekad menjadi perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia, PT Borneo Indobara berkomitmen memberi kebermanfaatan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan melalui program CSR.
Hal ini disampaikan Dindin Makinudin selaku Senior manager CSR PT Borneo Indobara dalam sesi penjurian TOP CSR Awards 2021 oleh Majalah TopBusiness secara online, Selasa (09/03/21).
“Kami menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan yang baik dan tepat sasaran sesuai amanah Permen ESDM Nomor 25 tahun 2018 dan Kepmen ESDM Nomor 1824 tahun 2018,” ujar Dindin Makinudin.
Program-program CSR PT Borneo Indobara meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan dan infrastruktur. Berikut beberapa contoh program CSR PT Borneo Indobara;
- Lifeskill training, merupakan pelatihan untuk meningkatkan skill dan penunjang keekonomian (design grafis, home industri, pertanian, peternakan, perikanan). Program ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jiwa wiraswasta dan meningkatkan kesempatan terhadap akses lapangan pekerjaan.
- Pembangunan Puskesmas Perawatan Plus. Program ini ditujukan untuk masyarakat sekitar, karyawan BIB dan kontraktor agar dapat memiliki akses kesehatan yang mumpuni dari segi fasilitas peralatan, tenaga medis spesialis dengan jarak tempuh yang dekat dari lokasi serta menjadi puskesmas percontohan dengan standard fasilitas dan tatakelola diatas puskesmas yang ada di Kalimantan Selatan pada umumnya.
- Budidaya tanaman hortikultura dan sayuran. Hasil produksi panen dari masyarakat dapat menjadi supplier bagi kantin-kantin perusahaan dengan memanfaatkan lahan tidur desa maupun lahan pekarangan di rumah masing-masing masyarakat.
- Rumah Tahfidz. Program ini dimaksudkan untuk menciptakan semangat belajar mengaji anak-anak di desa dengan pembelajaran gratis.
- Pemetaan potensi wisata flora dan fauna. Bekerjasama dengan LPPM ULM untuk melakukan pemetaan keanekaragaman flora dan fauna di hutan mangrove Angsana yang akan menjadi tempat ekowisata.
- Stekeholder Gathering, merupakan kordinasi rutin bersama pemangku kepentingan dalam pengawasan implementasi program PPM PT BIB.
- Pembangunan Jembatan. Mensuport perbaikan jembatan yang menjadi akses masyarakat bunati dalam keluar masuk desa tanpa berputar ke daerah lain, sehingga memudahkan dan menjaga keselamatan warga sekitar.
Penulis: Mi’roji
