Jakarta, TopBusiness – RSUD Sekayu merupakan salah satu rumah sakit kabupaten dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan. Rumah sakit yang terletak di Kabupaten Musi Banyuasin, ini memiliki lima layanan unggulan, mulai dari jantung terpadu (integrated heart care), minimal invasif surgery, medical check up, hemodialisa, dan chemoterapi.
Hebatnya, seperti dikatakan dr. Makson Parulian Purba MARS, Direktur RSUD Sekayu Musi Banyuasin, RSUD Sekayu merupakan satu-satunya rumah sakit kabupaten yang memiliki hemodialisa sebanyak 14 unit.
Selain itu, RSUD Sekayu juga satu-satunya rumah sakit kabupaten yang memiliki satu unit kemoterapi dan satu-satunya rumah sakit kabupaten yang memiliki medical check up sendiri, terpisah dengan gedung rumah sakit lainnya.
“Fasilitas medical check up kita penuhi, karena kita tidak hanya ingin melayani pasien-pasien (orang sakit), tetapi kita mengambil kesempatan untuk melayani pasien-pasien yang sehat. Sehingga pasien-pasien yang sehat ini bisa terjaga untuk tidak jatuh dalam kondisi sakit. Dan dari segi pendapatan, rumah sakit pun bisa menggali pendapatan dari orang sehat,” ungkap Makson dalam sesi Penjurian TOP BUMD Awards 2021 yang digelar Majalah Top Business secara virtual.
Lebih jauh dikatakan Makson dalam masa pandemi Covid-19, RSUD Sekayu memiliki rumah sakit darurat khusus yang merupakan satu-satunya di provinsi Sumatera Selatan dengan kapasitas tempat tidur terbesar, yakni sebanyak 112 tempat tidur.
“Jadi, walaupun namanya rumah sakit darurat, tetapi sekali lagi fasilitas yang kita berikan adalah (yang) sebaik mungkin, dengan standar yang harus kita penuhi agar pasien-pasien Covid-19 bisa ditangani dengan baik,” jelas Makson.
Di rumah sakit yang disediakan untuk pasien Covid-19, RSUD Sekayu menyediakan ruangan isolasi dengan fasilitas ventilator, yang dibangun dalam waktu singkat. Makson mengatakan, fasilitas ini, selain mendapat dukungan dari SDM yang ada di rumah sakit, juga tidak terlepas dari komitmen kepala daerah di sana.
Rencana dan Target ke Depan
Berbanding lurus dengan fasilitas yang tersedia, dari sisi kualitas layanan RSUD Sekayu pun tidak kalah mentereng. Hal itu dibuktikan dengan diperolehnya Akreditasi Paripurna dan ISO 9001 2015. Tidak hanya itu, berbagai macam penghargaan dalam hal kualitas maupun layanan juga disabet oleh RSUD Sekayu.
Berbicara soal fasilitas, Makson sempat mengungkap rencana RSUD Sekayu yang akan menambah sejumlah fasilitas, baik fasilitas penunjang medik maupun rawat inap.
”Kita berencana menambah 180 tempat tidur dan ini menjadi suatu milestone kita. Bahwa kita adalah satu-satunya di Indonesia, rumah sakit kabupaten yang mampu melakukan operasi jantung terbuka tanpa dukungan pihak lain. Jadi, sampai saat ini kita sudah melakukan operasi jantung terbuka, sehingga ke depan kita berencana untuk menjadi Pusat Jantung maupun Pusat Kanker,” beber Makson.
Lebih jauh disebutkan, RSUD Sekayu merupakan satu-satunya rumah sakit kabupaten yang mampu melakukan operasi bariartrik untuk obesitas yang ekstrem. Bahkan, RSUD Sekayu juga melakukan operasi untuk bedah syaraf.
Berdasarkan evaluasi dari SAKIP, secara umum kinerja RSUD Sekayu terus mengalami peningkatan. “Sekarang kita lihat kinerja RSUD Sekayu berdasarkan evaluasi dari SAKIP, kita mendapatkan kategori B di tahun 2019, sedangkan di 2021 ditarget kita akan masuk kategori A. Untuk tahun 2020 (sendiri) kita sudah masuk kategori A dengan poin di atas 70,” ungkap Makson.
Seiring dengan kinerjanya yang meningkat, jumlah pendapatan dari RSUD Sekayu dari tahun ke tahun juga demikian. ”Kita lihat dari 2018 (pendapatan) Rp71 miliar, dan di tahun 2019 Rp104 miliar, bahkan pada waktu masa pandemi di mana banyak terjadi penurunan ekonomi di mana-mana, tapi kita justru memperoleh pendapatan yang cukup lumayan, yakni Rp133 miliar. Jadi, dibandingkan dengan target yang ada Cost Recovery Rate (CRR), naik 95% (2018), 94% (2019), bahkan melebihi target yang ada,” ujar Makson.
Menilik pada kualitas layanan dan banyaknya fasilitas yang tersedia di RSUD Sekayu, hal itu dilakukan tentunya bukan tanpa maksud. Dalam hal ini diketahui bahwa RSUD Sekayu mengusung visi untuk “Mewujudkan RSUD Sekayu Musi Banyuasin Sebagai RS Kelas Dunia Dalam Rangka Mendukung Perwujudan Muba Maju Berjaya 2022”.
Penulis: Fauzi
