Jakarta, TopBusiness – Handal dalam sistem dan responsif dalam pelayanan air minum. Itulah visi yang selalu digaungkan manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang dalam melayani kebutuhan air minum di wilayah Kota Padang. Tak hanya sebagai jargon, visi tersebut benar-benar terimplementasi dalam kegiatan operasional BUMD milik Pemerintah Kota Padang ini.
Salah satu implementasi yang paling kentara terlihat adalah pemanfaatan teknologi informasi atau IT. Beragam aplikasi buatan sendiri tenaga IT Perumda Air Minum Kota Padang diimplementasikan guna memudahkan layanan ke pelanggan serta mendukung operasional perusahaan.
Setidaknya ada 11 aplikasi besutan Perumda Air Minum Kota Padang antara lain: Door to Door Online Payment (DDOP), aplikasi MBR, aplikasi PDAM Official, SIM Pocket, STK Produksi, STK Online, Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMAK), Customer Information System (CIS), Aplikasi SCADA, Catat Meter Mandiri, dan Pembayaran Online (E-Commerce).
Hal itu terungkap dalam sesi presentasi dan penjurian TOP BUMD Awards 2021 yang menghadirkan finalis dari Perumda Air Minum Kota Padang, Senin (7/6/2021). Dalam penjurian yang dilakukan secara online oleh Majalah TopBusiness itu, pihak Perumda Air Minum Kota Padang langsung diwakili oleh direktur utamanya, Hendra Pebrizal yang didampingi Dhenny Skylab (Manager TI) dan Adi Zein (Head Humas).
Hendra menjelaskan, Door to Door Online Payment (DDOP) (running) adalah sebuah aplikasi pembayaran online rekening air Perumda Kota Padang. Aplikasi ini dibuat untuk melakukan penagihan ke pelanggan dengan berupaya jemput bola dengan skema door to door ke rumah pelanggan Perumda Kota Padang.
“Pelanggan Perumda Kota Padang dapat membayar tagihan rekening air di rumah kepada petugas Perumda Kota Padang dan pelanggan mendapatkan langsung kwitansi atau bukti pembayaran sah yang di-print oleh petugas Perumda Kota Padang. Pembayaran online dibuat dengan aplikasi android yang dihubungkan ke printer bluetooth dan terhubung langsung ke server melalui jaringan internet,” tutur Hendra.
Sedangkan aplikasi MBR digunakan untuk mempermudah dalam pengontrolan proses administrasi Perumda Air Minum Kota Padang dalam melakukan proses pendataan yang dimulai dari pendaftaran, survei, dan verifikasi data MBR sampai kepada pemasangan sambungan rumah (SR) sehingga hasil yang diharapkan akan lebih baik.
“Kita setiap tahun mendapat program hibah air bersih melalui program pemerintah bagi MBR, kita berikan secara gratis. Tahun ini kita mendapat pemasangan 5.000 sambungan air untuk MBR dari pemerintah,” kata Hendra.
Untuk aplikasi PDAM Official dipakai untuk membantu pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang guna mendapatkan berbagai informasi yang berkaitan dengan layanan perusahaan, seperti informasi tagihan rekening air pelanggan, histori pemakaian air, simulasi pembayaran rekening air, serta berbagai informasi lainnya.
Selanjutnya adalah SIM Pocket. Ini adalah sistem yang digunakan oleh karyawan Perumda Air Minum Kota Padang secara umum dan secara khusus oleh karyawan yang bertugas di lapangan guna mendapatkan informasi pelanggan Perumda yang menunggak di lokasi yang bersangkutan dengan radius jarak yang telah ditentukan serta berbagai informasi penting lainnya. “Jadi petugas lapangan kami tidak perlu lagi membawa kertas, cukup lewat HP mereka sudah bisa mengakses data-data pelanggan kita,” ucap dia.
Sementara itu, STK Produk adalah sistem yang digunakan khusus oleh karyawan yang bertugas di divisi produksi Perumda Air Minum Kota Padang. Sistem ini bertujuan agar setiap aktivitas pekerjaan pada bagian produksi dapat tercatat dalam sebuah database. STK juga memudahkan proses administrasi dalam pelaksanaan pekerjaan.
“STK Produksi juga dapat memonitoring secara online setiap pekerjaan yang akan, sedang dan telah dilaksanakan. Sistem ini juga sebagai bahan referensi bagi manajemen dalam mengambilsetiap keputusan yang terkait dengan bagian produksi,” kata Hendra.
Kemudian, ada lagi aplikasi STK Online. Ini merupakan sistem yang digunakan bagian pelayanan Perumda Kota Padang baik pelayanan petugas di lapangan maupun petugas administrasi yang ada di kantor BUMD ini.
STK Online ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan. Memudahkan proses pembuatan dan penerbitan STK. STK Online juga dapat memonitoring setiap proses yang dilakukan baik oleh petugas dilapangan maupun petugas administrasi yang ada di kantor PDAM. “STK Online juga bisa mengurangi kecurangan-kecurangan yang mungkin dilakukan oleh oknum petugas,” ucap dia.
Aplikasi lain yang dipakai Perumda Air Minum Kota Padang adalah Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMAK). Ini merupakan sistem yang digunakan khusus oleh karyawan yang bertugas di divisi SDM. SIMAK merupakan penyempurnakan dari Sistem Informasi Management yang lama.
“SIMAK berfungsi mempermudah dalam pengontrolan proses administrasi kepegawaian yang dimulai dari penerimaan karyawan baru hingga karyawan yang pension,” tuturnya.
Perumda Air Minum Kota Padang juga sudah mengaplikasikan Customer Information System (CIS). CIS adalah sistem untuk membantu meningkatkan pelayanan bagi pelanggan perumda kota padang yang terintegrasi dengan baik. Sistem ini yang bertujuan untuk melakukan proses peremajaan sistem sesuai dengan perkembangan teknologi di bidang hardware maupun software (SDLC/Software Development Life Cycle) yang dibangun berbasis web dan android.
Tak kalah penting, BUMD ini juga sudah mengaplikasikan SCADA system untuk melakukan proses monitoring atau kontrol sistem secara otomatis pada bagian produksi dan distribusi. Aplikasi lainnya yang juga digunakan Perumda Air Minum Kota Padang adalah Catat Meter Mandiri Pelanggan.
“Aplikasi yang dapat di unduh melalui Playstore maupun Appstore ini bisa melakukan pencatatan secara mandiri, sehingga data lebih akurat,” kata dia.
Untuk mempermudah transaksi pembayaran rekening secara online, Perumda Air Minum Kota Padang juga memiliki aplikasi Pembayaran Online E-Commerce Pelanggan. Perumda AM Kota Padang sudah bekerja sama dengan e-commerce terkemuka di Indonesia seperti Gojek, Tokopedia, Shoppee, LinkAja dan lainnya.
Aplikasi yang juga dikembangkan tim IT Perumda AM Kota Padang adalah Cek Tagihan Online. Dengan aplikasi ini, pelanggan bisa memonitor tagihannya masing-masing, sehingga mereka dapat menyiapkan biaya yang akan dibayarkan pada bulan berikutnya.
Menurut Hendra, pemanfaatan berbagai aplikasi IT berdampak signifikan terutama di masa kenormalan baru pandemi covid-19. Layanan ke pelanggan tetap berjalan tanpa kendala meskipun ada kebijakan social/physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dari pemerintah.
Sediakan Air Siap Minum dan AMDK
Tak hanya di bidang IT, prestasi membanggakan juga ditorehkan manajemen Perumda Air Minum Kota Padang dalam penyediaan Spot Air Siap Minum di beberapa tempat, di antaranya adalah Rumah Sakit DR. M. Djamil Padang, Rumah Sakit Umum Daerah, Kantor Balaikota Padang. Langkah ini akan berlanjut di beberapa tempat fasilitas umum lainnya.
“Perumda Air Minum Kota Padang juga telah membuat Zona Air Minum Prima (ZAMP) di satu kawasan perumahan,” kata Hendra.
Perumda Air Minum Kota Padang juga sudah mampu mewujudkan keinginan Pemerintah Kota dalam memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek sendiri. Peluncuran produk baru ini dilakukan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan ke-46 pada 30 Desember 2020 lalu.
Menurut Hendra, proporsi kegiatan usaha BUMD ini sebesar 60 persen layanan publik atau social, dan 40 persen mencari laba. Jumlah pelanggan Perumda Air Minum Kota pada saat ini sebanyak 111.848 sambungan langsung (SL) dengan cakupan layanan secara teknis 69,72 persen dan secara administrasi sebesar 69,94 persen. Tingkat NRW atau kebocoran air Perumda Air Minum Kota Padang ini mencapai 27,58.
Kinerja pelayanan dan penjualan juga terus meningkat. Tahun 2019, realisasi penjualan atau pendapatan Perumda Air Minum Kota Padang mencapai Rp 136,88 miliar, kemudian naik menjadi Rp 154,95 milair pada 2020. Demikian pula jumlah pelanggan naik dari 107.307 SL menjadi 111.848 SL.
Berdasarkan penilaian Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) tahun 2020, kinerja Perumda Air Minum Kota Padang ini sejak 2016 hingga 2019 dalam status Sehat.
Berkat kinerja perusahaan yang bagus, Perumda Air Minum Kota Padang mampu memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah (pemda) dan untuk pembangunan daerah. Perusahaan daerah ini telah menganggarkan Rp 1 miliar per tahun untuk kemajuan daerah. “BUMD bertujuan untuk menunjang perkembangan ekonomi, pemerataan secara horisontal dan vertikal bagi masyarakat, mampu memupuk keuntungan dan menunjang terselenggaranya rencana pembangunan daerah,” kata dia.
