TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasokan Kondominium Capai 6500 Unit Hingga 2018

Nurdian Akhmad
8 October 2015 | 18:33
rubrik: Capital Market
Foto : Al barsah
Foto : Al barsah

Jakarta-Thebusinessnews.  Ditengah Kelesuan ekonomi Pasoak hunian menengah atas kian meningkat . hal itu terlihat dari pemaparan salah satu agent property JLL .  Head of Residential Jones Lang LaSalle (JLL), Luke Rowe memaparkan, bahwa tingkat penyerapan pasar hunian kondominium mengalami sedikit peningkatan pada triwulan III 2015 mencapai 2.400 unit.

“sedangkan total penyerapan pasar kodominium di triwulan II hanya mencapai 1.400 unit dan total pasokan mendatang hingga 2018 mencapai  kurang lebih 6500 unit.” Ujar dia di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2015.

Peningkatan penjualan terjadi disektor kondominium kelas menengah yang mendominasi pasokan baru yang diluncurkan ke pasar selama triwulan III ini. Sedangkan Head of Retail JLL James Austen menjelaskan bahwa pasar retail selama triwulan III 2015 ruang ritel sangat stabil berada di 91%. Adanya ekspansi peritel local maupun asing masih terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan selama 3 bulan kebelakang. Penjualan ritel yang melemah di kuartal ini tidak membuat para peritel menahan realisasi rencana ekspansi. Kondisi pasokan yang terbatas dimanfaatkan oleh landlord untuk menjaga agar tingkat hunian tetap tinggi dan mengatur strategi untuk meningkatkan pengunjung.

“Dalam kelesuan pasar property saat ini, minat investor asing masih tinggi ditandai dengan banyaknya investor asing yang mencari peluang untuk investasi property di Indonesia baik melalui kerjasama ataupun langsung. Investor tersebut mayoritas berasal dari Negara-negara asia seperti Jepang, China, Singapore dan Malaysia. Nilai investasi pada bidang perkantoran  $ 200 juta AS,” tegas Vivin.  alb

BACA JUGA:   IHSG Amblas 7%, BEI Terapkan Crisis Management Protocol
Previous Post

Peminat Ruang Perkantoran CBD Masih Tinggi

Next Post

OJK Harap Enam Cabang Bank Asing Buka Layanan Trust

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR