TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jamkrida Banten Punya Prestasi Istimewa, Sebagai Badan Publik Informatif 2021

Editor
25 March 2022 | 08:55
rubrik: BUMD, Event
Jamkrida Banten Punya Prestasi Istimewa, Sebagai Badan Publik Informatif 2021

Jakarta, TopBusiness – PT Penjaminan Kredit Daerah Banten (Jamkrida Banten) kembali terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards yang diselenggarakan majalah Top Business. Tahun 2022 ini, perusahaan telah mengikuti Tahapan Penjurian ajang tersebut secara daring pada Rabu, 23/02/2022.

Dalam sesi presentasi TOP BUMD Awards 2022, Hendra Indra Rachman selaku Direktur Utama memaparkan materi bertajuk “Mengubah Hambatan Menjadi Peluang”. Turut mendampingi, Ahmad Rohendi selaku Direktur.

Kepada dewan juri, Hendra pun memaparkan sejumlah keberhasilan kinerja Jamkrida Banten. “Bagi kami, Pandemi COVID-19 bukanlah menjadi hambatan tapi peluang untuk meraih keberhasilan,” dikatakannya kepada dewan juri.

“Untuk itu, ada 3 hal yang selalu saya sampaikan ke seluruh jajaran Jamkrida Banten yaitu: kenali diri sendiri, kenali perusahaan, dan kenali lingkungan,” tambahnya.

Kinerja Bisnis

Hendra mengungkapkan untuk tingkat kesehatan per 31 Desember 2021 yang sudah diaudit, berdasarkan kriteria yang ditentukan Otoritas Jasa Keuangan seperti Rasio Likuiditas, Gearing Ratio, Rentabilitas (ROA, BOPO, Rasio Klaim Terhadap IJP) dan GCG secara self-assesment maka Jamkrida Banten termasuk dalam kriteria Perusahaan yang Sangat Sehat dengan peringkat komposit 1,7.

Lalu untuk pencapaian target kinerja yang diberikan pemegang saham, ia mengatakan “Sesuai RKAP 2021 yaitu Target Laba Rp. 3,321 miliar; Jumlah terjamin Produktif 30 persen dari total terjamin; Dividen sebesar Rp1,161 miliar.”

“Di akhir tahun 2021, kami berhasil melampaui target kinerja yang diberikan pemegang saham tersebut yaitu membukukan prosentase laba 139 persen, dividen 111 persen, dan Jumlah Terjamin Produktif 140 persen,” kata Hendra.

Manajemen dan Tata Kelola

Hendra menegaskan Jamkrida Banten terus berupaya meningkatkan manajemen dan tata kelola. Sehingga sejumlah capaian positif diraihnya di bidang Pemasaran dan Layanan Pelanggan.

BACA JUGA:   PT Jamkrida Sumatera Selatan Sewindu Semakin Maju

“Kami ikut membantu Bank Banten dalam proses penyehatan, dimana di tahun 2020 Bank Banten statusnya BDPK (Bank Dalam Pengawasan Khusus). Dengan kami melakukan penjaminan atas kredit NPL Bank Banten, maka status BDPK-nya dicabut OJK.”

“Di tahun 2021, kami ikut dalam penjaminan kredit mitra Bank BUMN dengan skema kerja sama dengan perusahaan asuransi nasional. Hasilnya, ada peningkatan IJP (imbal jasa penjaminan) yang cukup signifikan sehingga dalam tahun 2021, IJP kami dapat menembus di atas Rp100 M.”

Pemanfaatan TI

Selanjutnya, kata Hendra, Jamkrida Banten juga mengembangkan Teknologi Informasi. Ini yang disebutnya membanggakan. “Kami juga menghadirkan Jibi Mobile, aplikasi berbasis mobile atau android untuk kontraktor dan SKPD membuat surety bond,” katanya kepada dewan juri.

Lalu, menurut Hendra lagi, prestasi yang paling membanggakan yaitu diraihnya penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Banten yaitu tahun 2020 sebagai Badan Publik menuju Informatif dan tahun 2021 sebagai Badan Publik Informatif dengan capaian nilai tertinggi 87,08.

Pemanfaatkan sejumlah Teknologi Informasi dalam operasional lainnya, antara lain: Sistem Informasi Penjaminan Konvensional dan Sistem Informasi Kafalah, Sistem Informasi Manajemen Akuntasi Konvensional dan Syariah, Sistem Informasi Karyawan, dan Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa.

Berikutnya, Jibi Mobile (aplikasi informasi penjaminan berbasis android), Jabanin aplikasi melalui smartphone yang disiapkan untuk layanan informasi publik, SIPOJA (aplikasi penjaminan online mitra Jamkrida, aplikasi host-to-host penjaminan dengan Bank Umum, Sikaryo Mobile (aplikasi karyawan melalui smartphone), dan menerapkan aplikasi e-sign bekerja sama dengan BSRe.

Inovasi Bisnis

Sejumlah inovasi bisnis pun tidak ketinggalan telah dijalankan Jamkrida Banten. “Mengembangkan Sijago yaitu membuat laporan keuangan konsolidasi yang real-time untuk usaha Konvensional dan Unit Usaha Syariah,” tutur Hendra.

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2026, Ajang Awarding BUMD Terbesar di Indonesia Siap Digelar

Berikutnya, menerapkan PSAK 72 dengan adanya Koreksi Pengakuan Pendapatan IJP/IJK berbasis risiko berdasarkan PSAK 72 yaitu metode input menjadi output

Jamkrida Banten juga mem-backup data dengan menyewa Virtual Private Server (VPS) yaitu mem-backup data diluar server internal sebagai disaster recovery planning. “Ini sebagai sebagai bentuk penerapan manajemen risiko dalam dalam pengamanan data,” jelasnya.

Strategi di Masa Kenormalan Baru

Dalam kesempatan ini, Hendra juga memaparkan strategi atau layanan untuk mendukung bisnis perusahaan di masa Kenormalan Baru, yang sejalan dengan peraturan OJK.

“Meskipun dalam masa pandemi kami tetap berusaha menjalankan strategi yang telah ditetapkan disesuaikan dengan kondisi atau menerapkan Prokes sesuai aturan pemerintah.”

“Di tahun 2022 ini, kami menerapkan strategi EDASS yang terdiri dari: Sistem informasi yang bermanfaat bagi pelanggan, Peningkatan ekuitas dari hasil usaha dan dukungan pemegang saham, Penerapan sistem pengendalian internal yang efektif untuk menghasilkan penjaminan yang berkualitas, dan SDM Hebat (Handal, Efektif, Berani, Terlatih),” terangnya.

Kontribusi ke Pemda & Pembangunan Daerah

Lebih lanjut, terkait kontribusi Jamkrida Banten terhadap Pemda dan Pembangunan Daerah, Hendra mengungkapkan, “Jumlah Terjamin Usaha Kredit Produktif pada tahun 2021 tercatat 35.396. Dengan asumsi 1 usaha mikro menyerap 3 orang tenaga kerja maka jumlah total tenaga kerja yang telah diserap dari penjaminan kredit mencapai 226.118 orang.”

Bukan hanya itu, menurutnya, Jamkrida Banten juga memiliki kontribusi yang sejalan dengan vis-misi Presiden RI 2019-2024.

“Jamkrida Banten ikut memberikan kontribusi ke Pembangunan Infrastruktur dengan memberikan penjaminan surety bond proyek ABPN/APBD di wilayah Provinsi Banten. Tahun 2020 jumlahnya Rp286 miliar, Tahun 2021 jumlahnya Rp426 miliar.”

“Jamkrida Banten juga telah menginvestasikan 20 total investasi dalam bentuk Surat Berharga Negara sesuai dengan regulasi,” tutur Hendra.

BACA JUGA:   Perumda Paljaya, Piawai Mengelola Limbah Warga Jakarta

Sebagai informasi, tahun lalu dalam ajang serupa, Jamkrida Banten meraih penghargaan TOP BUMD 2021 Level Bintang 4, TOP CEO BUMD 2021 dan penghargaan TOP Pembina BUMD 2021.

Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2022 ini, bertindak selaku Dewan Juri yaitu Kusuma Prabandari, Ina Sawitri, Prof. Satya Arinanto, Dwinda Ruslan, dan Benjamin De Haan.

Penulis: Teguh IS

Tags: jamkrida bantenTOP BUMD Awards 2022
Previous Post

Indeks Bisa Menguat

Next Post

Konsultan: Hotel di Bali Bergerak Pulih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR