Jakarta, TopBusiness – Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi kembali menjadi Finalis ajang TOP BUMD Awards yang diselenggarakan majalah Top Business. Di tahun 2022 ini, Perumdam Tirta Mayang telah mengikuti tahapan penjurian ajang tersebut secara daring pada Jumát (25/03/2022).
Sesi presentasi dibawakan oleh Dwike Riantara selaku Direktur Utama didampingi Husean Pancanata selaku Sekretaris Perusahaan, dan Rendi Aditya Alfanza selaku Supervisor Sub Dept. Komunikasi Perusahaan.
Di bagian awal presentasi, Dirut Dwike memaparkan kinerja Perumdam Tirta Mayang, “Berdasarkan Laporan Tahunan 2021 yang belum diaudit, kami berada di posisi ‘Sehat’ dengan Nilai Kinerja 3,36. Ini kami lakukan self assesment,” ujarnya.
Saat ini, diterangkannya, jumlah langganan 90.000 SL; cakupan layanan teknis 83,92 persen dan administrasi 73 persen. Untuk tingkat NRW 37,4 persen; kualitas air minum telah memenuhi syarat Permenkes No. 492/2010; untuk operasional tercatat rata-rata jam layanan operasional/hari 23,89 jam.
Menurut Dwike, capaian yang membanggakan yaitu, “Perumdam Tirta Mayang meraih laba untuk tahun 2021 sebesar Rp6.112.065.437,- dari sebelumnya mengalami rugi di tahun 2020 sebesar Rp14.692.021.169,-.”
Layanan Pelanggan dan Pemasaran
Perumdam Tirta Mayang, lanjut Dwike, telah melakukan sejumlah inovasi di bidang Layanan Pelanggan, “Saat ini kami memiliki survei online kepuasan pelayanan pelanggan. Kemudian untuk melihat gambaran umum kepuasan pelanggan terhadap kinerja kami, link survei tersebut ditautkan pada media sosial dan website kami.”
Inovasi Human Capital
Tidak ketinggalan, Perumdam yang berlokasi di Kota Jambi ini juga berinovasi di aspek Human Capital antara lain, “Kami membentuk gugus Tirta Dharma Muda, pembinaan motivasi dan integritas bagi pegawai muda berusia di bawah 30 tahun sebagai penerus estafet perusahaan di masa depan,” tutur Dwike.
Inovasi berikutnya, Program Water Operators Partnership dengan pertukaran pengetahuan, keahlian dan pengalaman dengan perusahaan air minum lain yang memiliki best practice, di dalam maupun di luar negeri.
Bahkan, lanjut Dwi, pihaknya memberlakukan kebijakan absensi 4x setiap hari melalui sistem aplikasi absensi (SiSensi) guna meningkatkan kedisiplinan karyawan.
Kepada dewan juri, ia pun mengungkapkan bahwa salah satu tugas yang diberikan pemegang saham kepada dirinya saat dilantik menjadi Dirut pada 17 Maret 2021 yaitu memperbaiki kondisi SDM di Perumdam Tirta Mayang.
“Sekarang suasana kerja di antara karyawan dan manajemen sudah kondusif, tidak ada lagi ‘kubu-kubuan’. Hal itu pada gilirannya mendorong pencapaian sejumlah target kinerja perusahaan dari pemegang saham yaitu aspek tingkat kehilangan air yang menurun, tarif yang terjangkau bagi pelanggan, dan efisiensi operasional” ujar Dwike.
Tata Kelola dan Teknologi Informasi
Terkait tata kelola perusahaan atau penerapan Good Corporate Governance, kepada dewan juri Dwike mengatakan, “Kami meraih status Sangat Memuaskan untuk hasil penilaian pengawasan pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman.”
Yang tidak kalah penting, lanjut Dwike, pihaknya telah menjalankan sejumlah langkah dalam pemanfaatan Teknologi Informasi (TI), utamanya untuk mendukung operasional perusahaan dan memberikan layanan kepada pelanggan.
“Zoom kami manfaatkan sebagai sarana untuk tetap dapat berkoordinasi dan meningkatkan kinerja pada masa Pandemi Covid-19.”
“Berikutnya kami memanfaatkan media sosial (Facebook, Instagram, dan Youtube) untuk memberikan informasi seputar kegiatan Perumdam Tirta Mayang kepada masyarakat.”
“Juga melalui website resmi perusahaan untuk menyampaikan informasi kepada pelanggan,” tutur Dwike yang pada bulan Maret 2022 ini telah menjabat sebagai Dirut Perumdam Tirta Mayang selama 1 tahun.
Inovasi Bisnis
Kepada dewan juri, Dwike mengatakan inovasi bisnis yang dijalankan Perumdam Tirta Mayang antara lain, “SIMONITA (Sistem Monitoring Online Tekanan Air), untuk memonitor atau memantau tekanan air pada titik lokasi pemantauan yang dapat diakses melalui online dan terintegrasi dengan GIS.”
“Kami juga menerapkan metode SCM (Streaming Current Monitor), yang dibuat Sub Dept. Laboratorium, dengan cara pembacaan otomatis dalam penggunaan koagulan alum secara terkomputerisasi. Sehingga jauh lebih tepat dalam mengontrol dan meminimalisasi lumpur yang terbentuk dalam proses pengolahan air dan berkontribusi terhadap pemeliharaan limbah lingkungan.”
Strategi di Masa Kenormalan Baru
Lebih lanjut, Dwike pun menguraikan 3 strategi atau layanan untuk mendukung operasional bisnis Perumdam Tirta Mayang di masa Kenormalan Baru, antara lain:
“Pembayaran, untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan tanpa harus datang ke loket sekaligus sebagai upaya mengurangi kontak langsung, pembayaran rekening air dapat dilakukan melalui aplikasi online, m- banking, minimarket dan kantor pos.”
“Pelayanan pengaduan, pelanggan dapat melaporkan keluhan berupa kebocoran, air tidak lancar, air keruh, meter air rusak dan sebagainya tanpa harus datang ke kantor, melainkan cukup melalui nomor pengaduan dan aplikasi online satu pintu Pemerintah Kota Jambi.”
“Pengiriman air gratis dengan mobil tangki, kami memberikan kompensasi air tangki gratis bagi wilayah yang mengalami mati total selama 2×24 jam, kata Dwike.
Kontribusi ke Pembangunan Daerah
Dalam kesempatan ini, Dwike juga, membeberkan sejumlah kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan daerah, anatar lain: “Aktif menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan masyarakat; dan menjadi, salah satu OPD di Kota Jambi yang berkontribusi terhadap Kota Layak Anak dalam bidang air bersih dan sanitasi.”
“Berikutnya dalam hal retribusi dengan menyumbang retribusi kebersihan untuk pemeliharaan lingkungan; dan menyumbang retribusi air permukaan yang diperuntukan bagi pemeliharaan sungai.”
“Kami juga menyediakan lapangan kerja bagi putra putri daerah; dan menyediakan sarana toren air umum dan hydrant.”
“Yang tidak kalah penting, menjadi sponshorship di berbagai kegiatan baik olahraga, sosial, lingkungan dan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah,” jelas Dwike.
Visi Presiden RI 2019-2024
Lebih jauh lagi, Dwike menegaskan bahwa Perumdam Tirta Mayang pun memiliki sejumlah kontribusi yang selaras dengan Visi Presiden RI 2019-2024.
“Aspek Infrastruktur, Investasi dan Dukungan terhadap Pemanfaatan APBN berupa pembangunan Scada, Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Intake guna meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan serta memperluas cakupan pelayanan air bersih ke masyarakat.”
“Pembangunan yang saat ini sedang berjalan yaitu pembangunan Instalasi Pengolahan Air dan Intake baru di wilayah Aurduri yang bekerjasama dengan BWSS dan PUPR.”
“Reformasi Birokrasi melalui, pertama, mempermudah pelanggan dalam pembayaran rekening air tanpa harus datang ke loket yaitu melalui aplikasi online, m-banking, minimarket dan kantor pos.”
“Kedua, mempermudah akses dalam melaporkan gangguan pelayanan melalui media komunikasi telepon dan WhatsApp.”
“Ketiga, pemanfaatan TI dengan dibuatnya Website resmi Perumdam Tirta Mayang guna mempermudah pelanggan dalam mengecek tagihan rekening air dan mengunduh formulir apabila ada masyarakat yang ingin menjadi pelanggan Perumdam Tirta Mayang.
Prestasi Membanggakan
Menurut Dwike, selama tahun 2021 hingga saat ini, ada sejumlah prestasi membanggakan yang diraih Perumdam Tirta Mayang di bawah kepemimpinannya.
“Pertama, berhasil menuntaskan tunggakan rekening aktif di atas 12 bulan untuk meningkatkan efektifitas penagihan.”
“Kedua, berhasil mendapat fasilitas bantuan dana untuk pembangunan dan pengembangan pelayanan air minum dari PT SMI”.
“Ketiga, berhasil mendapat bantuan pembangunan baru salah satu Intake dari BWSS Kementerian PUPR dan akan terus dilanjutkan bantuan pembangunan Intake lainnya pada tahun 2022 dan 2023.”
“Keempat, terlibat dalam proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang didanai Bank Pembangunan Jerman dan ADB yang nantinya direncanakan akan dikelola oleh Perumda Tirta Mayang.”
“Kelima, kami termasuk kategori BUMD air minum Sehat dan dinilai Inovatif.”
“Keenam, pertumbuhan jumlah pelanggan yang relatif pesat sehingga menjadi yang ke-4 terbesar di Sumatera.”
“Terakhir, dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan percepatan respon atas pengaduan atau keluhan pelanggan,” tutup Dwike.
Dalam ajang serupa tahun 2021 lalu, Perumdam Tirta Mayang meraih penghargaan TOP BUMD 2021 Bintang 4, TOP Leader BUMD 2021 bagi Dwike Riantara selaku Dirut, dan TOP Pembina BUMD 2021 untuk Walikota Jambi.
Dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2022 ini bertindak sebagai Dewan Juri yaitu Melani K. Harriman, Sulistio, dan Nitiswati.
Penulis: Teguh IS
