Jakarta, TopBusiness – Ingin menikmati wisata pantai di Jawa Timur, Café Laut Semare di Kabupaten Pasuruan mungkin bisa dijadikan bahan pemikiran Anda, karena terbilang sangat tepat dan bisa dijadikan agenda untuk menyambanginya.
Lokasinya pun tak terlalu jauh, hanya jarak tempuh 1,29 jam dari Kota Surabaya kita akan menikmati hutan mangrove, dan mengelilingi desa nelayan serta berswa foto di Jembatan Café Semare, sekalian dengan menyaksikan sun set dan sun rise nan cantik karena dengan latar belakang desa nelayan. Selanjutnya, traveler akan dimanjakan berbagai hidangan hasil laut nan fresh seperti kepiting bakau dan aneka hewan laut lainnya.
Pasuruan yang terletak di Provinsi Jawa Timur, dan masih di Kawasan Pulau Madura ini banyak ditemukan cadangan hidro carbon dengan potensi minyak dan gas. Dan diperkirakan potensi cadangan gas lebih besar dari cadangan minyaknya.
Tentunya dengan ditemukan cadangan migas di kawasan Pulau Madura akan meningkatkan penerimaan daerah dengan skema bagi hasil (DBH MIGAS). Dan tidak hanya berhenti di situ saja, saat ini sudah tercatat beberapa Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang melakukan eksploitasi dan produksi migas di kawasan Pulau Madura ini seperti, Petronas Ketapang, PGN SAKA, HCML, Husky-CNOOC-Madura Limited, yang sebagian besar potensi migasnya berlokasi di lepas pantai (off shore).
Keberadaan operasional hulu migas di setiap daerah akan memberikan kontribusi besar dalam DBH Migas. Karena itu, sudah sewajarnya peningkatan penghasilan daerah pun bertambah. Dengan begitu, daerah akan meningkat perekonomiannya, diikuti kesejahteraaan masyarakat, dan kualitas pendidikan semakin merata, ditambah lagi akses kesehatan masyarakat pun akan meluas.
Industri hulu migas (KKKS) mempunyai tanggung jawab sosial dalam bentuk Corporate Sosial Resposibility (CSR) dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar operasionalnya.
Pengembangan masyarakat ini telah diatur dalam ISO 26000 SR dan dikembangkan menjadi creating shared value (CSV). Dalam hal ini, pengembangan harus bisa memberdayakan masyarakat lokal, harus bisa merubah “mindset” masyarakat binaan yang selama ini terbuai dengan dana CSR. Tapi dengan mengacu kepada ISO 26000 SR serta CSV ini, maka masyarakat harus diberdayakan dan menciptakan masyarakat yang “inovatif dan kreatif” guna membangun daerahnya.
HCML Membangun Kawasan Wisata Berkelanjutan
Ditegaskan Divisi CSR HCML, Ali bahwa pihaknya berharap sinergi membangun Café Semare ini bisa menjadi destinasi wisata pantai unggulan di Jawa Timur.
“Banyak hal yang bisa menjadi sasaran yang dicapai. Pertama membangun perekonomian daerah, kemudian menekan pemanasan global dengan penanaman mangrove di pinggir bibir pantai serta mengurangi abrasi pantai bahkan untuk mengurangi bencana hidrometrologi yang sangat akan mengancam kehidupan manusia semakin meluas dengan kerugian yang sangat besar pula”, tegas Ali kepada TopBusiness.id.
KKKS HCML melalui wilayah kerja (WK) operasional produksi Madura Limited memiliki tanggung jawab sosial (CSR) dengan dibarengi beberapa program unggulan dan sangat smart dalam membangun perekonomian yang berbasiskan kepada pengembangan masyarakat. Salah satu program unggulan yaitu dengan dibangunnya Café Laut Semare.
Adapun konsep pembangunan kawasan wisata laut berbasiskan kepada kawasan mangrove di bibir pantai Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Pada tahun 2018, kawasan wisata unggulan di Jawa Timur ini, HCML melibatkan langsung Badan Usaha Miliki Desa (BUMDesa) Semare “Mandiri Sejahtera”.
Ada 3 komponen yang harus dibangun dalam rangka mencapai suksesnya pengembangan kawasan wisata ini. Pertama, social community pilars, yakni berfokus pada partisipasi aktivitas yang berbasiskan komunitas melalui pembelajaran sosial dan peningkatan kapasitas untuk meningkatkan perekonomian desa. Kedua, economy pilars, yang berfokus pada pendekatan manajemen untuk inovasi enterpreneurship di bidang makan dan minuman berbasis desa wisata. Ketiga environment pilars, berfokus pada pendekatan ekologis untuk setiap aktivitas green living di sekitar wilayah cade dan laut semare dalam upaya pemanfaatan potensi laut Desa Semare.
Semenjak dibukanya kawasan wisata ini telah dapat dirasakan manfaatnya. Dari tahun 2018 hingga 2022 telah menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp 75 juta dengan capaian pengunjung sebanyak 22 juta dan juga telah berhasil mengurangi tingkat pengangguran desa 67%, serta pengembangan kapasitas komunitas dan pemberdayaan sosial masyarakat 75%.
Akan tetapi oleh karena wabah Covid -19 yang turut melanda seluruh dunia, maka kawasan wisata ini pun terkena imbas. Tahun 2020 kawasan wisata pantai unggulan di Jawa Timur sempat mati suri, ditutup sementara dan tahun tahun 2021 mulai bangkit kembali.
HCML Mendorong menjadi Kawasan Pantai Unggulan Jawa Timur
Sinergi yang dibangun KKKS HCML dengan BumDesa Semare “Mandiri Sejahtera” dalam rangka membangun kawasan wisata pantai di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ini akan menajadi kawasan wisata pantai unggulan serta alternatif di Jawa Timur. Kawasan wisata pantai ini memberikan nuansa wisata yang sangat menantang untuk disambangi oleh masayarakat sekitar Surabaya dan di Jawa Timur bahkan Wisman ke Indonesia.
Café Laut Semere memberikan keindahan alam di kawasan hutan mangrove dengan luasan tanaman sebanyak 12.000 pohon mangrove di pantai nan indah. Pelancong juga bisa menikmati keindahan laut dengan sea booting menelusuri laut Semare dengan berperahu mengelilingi kawasan wisata. Serta, menikmati pemandangan kawasan perkampungan nelayan yang berdampingan langsung dengan kawasan Café Semare ini.
Dan tidak hanya itu saja, para pelancong bisa langsung menikmati hasil laut tangkapan nelayan yang segar dan langsung bisa dihidangkan di café Semare ini. Aneka hidangan laut tersedia di sini seperti, kepiting bakau yang fresh dan lezat, serta aneka hidangan laut yang tersedia dengan berbagai banyak pilihan.
Untuk kegiatan swa foto, telah tersedia jembatan dengan ketinggian di atas kawasan Laut Semare, yang akan memberikan suasana sangat fantastis sebab langsung bisa menyaksikan perkampungan nelayan, dan berlalu lalangnya kapal nelayan yang setia selalu menangkap hasil laut yang terbaik.
Bagi traveller untuk mengabadikan matahari tenggelam dan terbit bisa dilakukan di jembatan Café Semare ini.


