TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Fokus Kredit Konsumer, Strategi BPR Bank Bangli Moncer Pascapandemi

Nurdian Akhmad
6 March 2023 | 11:07
rubrik: BUMD, Event
Fokus Kredit Konsumer, Strategi BPR Bank Bangli Moncer Pascapandemi

Jakarta, TopBusiness – Sebagai bank BUMD yang berada di Pulau Dewata, PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda) merasakan betul dampak pandemi covid-19 terhadap kinerja bisnis perusahaan.

Diakui, perekonomian Bali selama ini banyak didorong oleh sektor pariwisata yang pada masa pandemi paling parah terkena dampaknya.

Tahun 2022, perekonomian Bali pun mulai pulih dari dampak pandemi. BPR Bank Bangli dengan strategi bisnis yang tepat bisa tumbuh lebih cepat dibandingkan BUMD lain di provinsi tersebut.

“Di Bali semua terpukul oleh pandemi, termasuk rekan kita ada BPR BPD di Singaraja dan Gianyar itu jauh merosot labanya. Tapi kita tetap bertahan dengan strategi lebih mengerem kredit ke sektor produktif yang besar dan UMKM. Dalam kondisi covid kita fokus ke kredit konsumer payroll dan kredit magang ke luar negeri,” ujar Direktur Utama BPR Bank Bangli I Made Astawa dalam presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang dilakukan secara daring, Selasa (28/2/2023).

Berdasarkan laporan kinerja keuangan tahun 2022, BPR Bank Bangli membukukan laba Rp 4,86 miliar, tumbuh 8,94 persen dibandingkan tahun 2021 dengan laba Rp 4,466 miliar. Sementara itu, aset naik 13,15 persen dari Rp 240,91 miliar pada 2021 menjadi Rp 272,58 miliar.

Untuk tabungan, tercatat naik 23,24 persen dari Rp 110,10 miliar menjadi Rp 135,69 miliar.  Namun deposito ada penurunan 3,09 persen dari Rp 103,08 milair apda 2021 menjadi Rp 99,90 miliar.

“Ini karena ada satu nasabah yang menarik dananya di tahun 2022. Tapi kalau digabungkan antara tabungan dan deposito masih meningkat signifikan,” kata Astawa.

Untuk kiner kredit juga meningkat 15,51 persen dari Rp 125,66 miliar menjadi Rp145,15 miliar pada 2022. “Ini juga keberhasilan kami, karena untuk meningkatkan kredit di Bali pada 2022 yang kondisinya belum sepenuhnya pulih dari pandemi,  kami anggap ini cukup baik dibandingkan rekan kita di dua kabupaten Bali lainnya,” ujar dia.

BACA JUGA:   Ini Saran Lemhanas untuk BUMD

Dari sisi kesehatan bank, BPR Bank Bangli masuk kategori sangat memadai atau sehat. Ini dilihat dari KPMM pada 2022 yang berada di angka 25,17 persen, jauh di atas ketentuan OJK minimal 12 persen. Demikian pula modal inti tercatat 23,92 persen, di atas batas minimal 8 persen. Rasio KAP 2,96 persen dari batas maksimal 10,35 persen, sedangkan rasio NPL berada di  4,04 persen dari batas maksimal 5 persen.

BPR Bank Bangli juga mencatatkan rasio LDR 57,06 persen, jauh di bawah ketentuan OJK yang maksimal 94,75 persen. ROA sebesar 2,23 persen di atas batas minimal 2,00 persen. Sedangkan NIM tercatat 5,33 persen dari batas minimal 10,00 persen. Tingkat BOPO berada di 81,00 persen dari batas maksimal 85,00 persen. Cash ratio tercatat 22,52 persen, jauh di atas batas minimal OJK sebesar 4,05 persen.

Terobosan dan Inovasi

Secara rinci, Astawa menjelaskan terobosan yang dilakukan bidang pemasaran yang ikut mendongkrak kinerja kredit dan tabungan BPR Bank Bangli pada 2022. Tahun lalu, BPR Bank Bangli me-launching banyak produk baru, antara lain Kredit Perangkat Desa, TPPD (Tabungan Pensiun Perangkat Desa), Tabungan Payroll Perangkat Desa, Kredit Magang ke Jepang. Selain itu, Tabungan Payroll Pegawai PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), Tabungan Pensiun PPPK, Kredit PPPK, dan Kredit TPG. “Ini yang menyebabkan outstanding kita naik 15 persen di tahun 2022,” ucapnya.

Performa bagus BPR Bank Bangli  juga didorong oleh upaya digitalisasi  yang dilakukan manajemen. Misalnya adalah kendali surat online,      E-Kinerja (Laporan harian dan absensi online), Virtual Account Host To Host kerja sama dengan bank umum (PT BPD Bali) untuk menerima transfer dari bank lain. Lalu ada LOS (Loan Origination System), pemasaran kredit online lewat WA atau website, serta remunerasi berbasis kinerja.

BACA JUGA:   Perkenalkan MRT Jakarta, BUMD dengan Sarat Prestasi

Manajemen BPR Bank Bangli  juga berupaya untuk menyelaraskan sistem manajemen SDM dengan strategi bisnis. Dalam hal ini, ada beberapa yang dilakukan misalnya kewajiban setiap karyawan mengikuti pelatihan minimal 4 jam/tahun, sebagai strategi untuk peningkatan kualitas SDM.

“Kam juga melakukan penetapan NKP berdasarkan KPI yang dikuantitatifkan sehingga penilaian kinerja dapat dilakukan secara objektif mendukung strategi penerapan reward dan punishment secara konsisten,” tutur Astawa.

Setiap tahun, BPR Bank Bangli  memberikan reward berupa beasiswa pendidikan reguler D3 atau S1 untuk karyawan yang terpilih.

Terkait dengan arah ke depan mengarah digitalisasi, menurut Astawa, pihaknya telah membentuk kelompok belajar IT yang terdiri atas generasi milenial yang menjadi agent of change penerapan digitalisasi. Total karyawan BPR Bank Bangli  saat ini sebanyak 75 orang.

BPR Bank Bangli  juga sudah melakukan pengukuran terhadap pelaksanaan tata kelola perusahaan atau GCG dengan skor sebesar 1,20 atau peringkat kompositnya sangat baik.

Kontribusi terhadap Daerah

Berkat kinerja bisnis yang bagus, BPR Bank Bangli  mampu memenuhi target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bangli selaku pemegang saham terutama terkait setoran PAD (pendapatan asli daerah. Tahun 2022, bank BUMD ini ditargetkan setor PAD Rp 2.085.694.050. Tapi realisasinya setoran PAD BPR Bank Bangli  melampaui target yakni Rp 2.456.470.186.

Kontribusi lainnya adalah mengurangi pengangguran  sebanyak 309 orang di Kabupaten Bangli dan menghasilkan devisa sebesar Rp 3,09 miliar per bulan dari produk Kredit Magang ke Jepang yang diluncurkan tahun 2022 lalu. Penghasilan atau gaji masing-masing peserta magang Ro 10 juta per bulan.

Sampai akhir 2022. BPR Bank Bangli  merealisasikan Kredit Magang ke Jepang sebesar Rp 12,597 miliar untuk 309 orang. 

BACA JUGA:   Tidak Hanya PAD, Ini Sederet Kontribusi PDAM Kota Salatiga

“Keberhasilan produk baru magang ke Jepang dan kerja keluar negeri dengan maksimal plafond Rp 50 juta tanpa agunan, dapat membantu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Bangli sekaligus sebagai penghasil devisa,” ujar Astawa.

Tahun 2022, BPR Bank Bangli  memperoleh tambahan modal setor dari Pemerintah Kabupaten Bangli untuk penguatan kredit ini sebesar Rp 1 miliar.

Tags: BPR Bank BangliKredit konsumerTOP BUMD Awards 2022TOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Kinerja Apik, Jamkrida DKI Sukses Jalankan Program Kredit DP 0 Rupiah dan Jakpreneur

Next Post

DAHANA Bina Pengrajin Gula Aren Subang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR