Jakarta, TopBusiness – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam melaksanakan kepedulian sosial perusahaan atau corporate social responsibility dan tanggung jawab sosial dan lingkungan lebih menekankan kepada program creating shared value (CSV). Ini dilakukan dalam rangka menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Saat pemaparan materi presentasi berjudul ‘Mandiri untuk Indonesia’, Head of CSR Department Bank Mandiri Diwangkoro A Ratam menekankan bahwa pihaknya dalam mengimplementasikan program corporate social responsibility dan tanggung-jawab sosial dan lingkungan (CSR-TJSL) mengedepankan CSV.
“Dan saya melihat, memang ketika kita ngomong suistainable business growth yang tersambung dengan CSR berarti kita berbicara juga terkait dengan CSV (creating shared value) gitu ya. Di mana kegiatan CSR itu sangat berhubungan erat dengan tujuan perusahaan, yang juga mempunyai tanggung jawab kepada pemilik saham dan dalam hal ini BUMN,” kata Diwangkoro, di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2023, di Jakarta, melalui aplikasi rapat zoom, Jumat (14/04/2023).
Dia menyatakan bahwa CSR Bank Mandiri memiliki dua besaran. Pertama, terkait kewirausahaan dan yang kedua terkait dengan kesejahteraan sosial yang di situ ada pendidikan, tanggap bencana dan lain-lain.
Soal program kewirausahaan, Diwangkoro menjelaskan lebih detil. “Sebenarnya lebih dari sisi teknisnya, kalau yang di bidang kewirausahaan itu adalah program-program inisiatif kami. Artinya kita merancang dari nol, kemudian kita juga memilih prefer untuk menjalankannya. Kita juga yang kemudian mengukurnya dan monitoring. Kenapa kewirausahaan? Karena sekali lagi terkait dengan CSV, itu kami merasakan bahwa sejak 15 tahun yang lalu, keterkaitan dengan core business yang merupakan layanan perbankan memang cocok adalah terkait dengan peningkatan kewirausahaan nasional,” papar dia.
Ada manfaat yang didapat dengan peningkatan program kewirausahaan. “Karena, dengan seperti itu kita bukan hanya membantu teman-teman berwirausaha, yang mungkin masih tertatih dalam berkembang, mulai dari mikro ke kecil, kecil ke menengah. Namun juga mereka pasti memiliki kendala-kendala ke dalam hal menjalankan usahanya. Nah di sini kami hadir untuk kemudian mendampingi, membina melalui berbagai program dengan harapannya kami juga ada dalam hal mendukung mereka dengan segala produk perbankan kami, dalam hal mendorong pertumbuhan bisnis mereka juga,” ungkap dia.
Dalam materi presentasi berjudul ‘Mandiri untuk Indonesia’, Diwangkoro menyinggung CSR dan menyebut sebuah pilar yaitu Mandiri bersama Mandiri, yang didefinisikan sebagai program TJSL yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan membentuk masyarakat Indonesia mandiri secara ekonomi.
Adapun sasaran programnya antara lain, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat seluruh Indonesia dan dukungan nyata terhadap program pemerintah tentang program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sasaran tersebut adalah bentuk komitmen nyata Bank Mandiri dalam sasaran prioritas SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu tujuan ke delapan atau “Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi”.
“Sekiranya TJSL atau CSR Bank Mandiri pun, kita melaksanakannya mengikuti arahan atau pun juga aturan yang diberikan oleh peraturan Kementerian BUMN,” kata Diwangkoro.
