Jakarta, TopBusiness – Tata kelola menjadi salah satu kunci utama tercapainya visi dan misi perusahaan. Hal inilah yang menjadi perhatian khusus Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau untuk berupaya mengoptimalisasikan tata kelola perusahaan yang baik.
“Mengembangkan tata kelola perusahaan yang baik. Ini misi yang sangat kita highlight khusus dalam misi kita untuk tata kelola, visi misi ini kami tuangkan dalam rencana bisnis Perusahaan dari tahun 2021 sampai 2026 yang ini sedang berproses, sedang berjalan di perusahaan kami,” ungkap Saipul Rahman selaku Direktur Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau saat mengikuti wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara daring, Senin (5/2/2024).
“Ketika kita optimalisasi kinerja kita yang terpenting adalah bagaimana kita tata kelola itu bisa dibuat sebaik mungkin. Karena pelanggan kemudian merasa awalnya tidak puas kalau tidak di back-up dengan tata kelola yang baik itu juga akan menimbulkan kerawanan di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Strategi Bisnis
Oleh karena itu, lanjut Saipul, Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau terus melakukan upaya dengan membuat strategi unggulan untuk meningkatkan kinerja bisnis perusahaan. Seperti Peningkatan Pemasaran yang terbukti memiliki dampak signifikan terhadap kinerja.
“Peningjatan Pemasaran. Ini sangat penting bagi kita untuk meningkatkan size daerah, terutama untuk level perusahaan, dulu kami masih 18 ribu pelanggan. Alhamdulillah sekarang kami sudah hampir 40 ribu pelanggan,” katanya.
Strategi berikutnya, masih menurut Saipul, Peningkatan kapasitas dan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang menjadi tolak ukur maju mundurnya perusahaan. “(Peningkatan) SDM merupakan perhatian khusus kita dalam pengembangan perusahaan karena disinilah yang akan menjadi penentu bagaimana maju atau tidak-majunya sebuah Perusahaan,” tegasnya.
“Penguatan operasional kita berbasis IT, ini juga sedang kita kembangkan terus sekalipun dana yang terbatas. Tapi kita tetap mencoba mengembangkan sistem IT yang bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan kita,” lanjut Saipul.
Yang tak kalah penting juga, Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau terus berupaya melakukan Kerjasama dengan stakeholder dan ragam pihak guna peningkatan kinerja bisnis. “Kemudian kerjasama investasi dan pemasaran dengan mitra strategis, meskipun belum banyak kita optimalkan, tapi sudah kita lakukan dengan beberapa pihak,” imbuhnya.
Kinerja Meningkat
Berkat Upaya dan strategi yang dilakukan, Perumdam Batiwakkal Kabupaten Berau mencatatkan kinerja positif dan berhasil mencatatkan laba sekalipun belum FCR (Full Cost Recovery).
“Ini perusahan masih mendapatkan laba meskipun tak terlalu besar hanya sekitar Rp 1,3 miliar dan ini merupakan bagi kami capaian yang sangat penting karena sebenarnya PDAM belum FCR. Jadi Perumdam Batiwakkal Kab Berau ini biaya operasionalnya ini Rp 4.951 per kubik, sedangkan tarifnya masih Rp 4.747 per kubik, sehingga kita masih minus Rp 200 rupiah,” terang Saipul.
Untuk menutupi minus tersebut, kata Saipul, pihaknya terus memaksimalkan pemasaran dengan cara terjun langsung ke masyarakat hingga ke Tingkat terkecil RT.
“Minus ini kemudian coba kita tutupi setiap tahun dengan meningkatkan pemasaran. Jadi teman-teman ini datang ke Masyarakat, datang ke ketua RT, ke rumah-rumah warga kemudian presentasi, ngajak mereka menjadi pelanggan,” bebernya.
“Dan itulah yang menjadikan kita masih survive, masih bisa laba, sekalipun belum FCR, minus Rp 200 rupiah. Subsidinya bukan dari pemerintah, karena kita tidak menerima, betul-betul dari dana yang kita kelola dari masyarakat,” tegas Saipul.
Kinerja positif juga nampak terlihat dari kapasitas produksi yang meningkat signifikan. “Kemudian dari sisi operasional, kita juga ada kapasitas produksi signifikan dari tahun sebelumnya, yang awalnya hanya 600-an liter per detik, sekarang menjadi 800-an liter per detik,” ujarnya.
“Alhamdulillah untuk pelayanan, sampai 2021 akhir menjelang 2022 kita melakukan survei kepuasan pelanggan. (hasilnya) 96 persen pelanggan puasa dan sangat puas terhadap kinerja atau pelayanan Perumdam Batiwakkal,” pungkasnya.
editor: nrd
