TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Usung Tata Kelola dan Inovasi, BPR Konawe Jadi BPR Bahteramas Terbaik se-Sulawesi Tenggara

Busthomi
23 February 2024 | 22:12
rubrik: BUMD, Event
Usung Tata Kelola dan Inovasi, BPR Konawe Jadi BPR Bahteramas Terbaik se-Sulawesi Tenggara

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PD BPR Bahteramas Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mencatatkan hasil positif, terutama sepanjang tahun 2023 lalu. Baik dari sisi raihan asset maupun kucuran kreditnya. Dengan hasil tersebut, BPR di Kabupaten Konawe itu berhak menyandang gelar yang terbaik di provinsi Sultra itu.

Untuk asset misalnya. Hingga akhir 2023 lalu, asset BPR Konawe itu mencapai Rp110,10 miliar atau mengalami pertumbuhan 57,8% dibanding raihan asset di tahun 2022 di pisisi Rp69,7 miliar. Bahkan pencapaian ini menyalib dari target Rencana Bisnis Bank (RBB) 2023 di angka Rp77,5 miliar. Berarti tercapai 141,95%.

Dengan angka tersebut, dari 12 BPR di Kabupaten/Kota se-Sultra, asset BPR Konawe yang terbesar. Di bawahnya ada BPR Kendari (Rp61,31 miliar), BPR Kolaka (Rp53,40 miliar), dan BPR Konawe Selatan (Rp43,86 miliar).

Pun demikian dengan laju kredit yang dikucurkan (KYD). Realisasi kredit yang disalurkan posisi tahun 2023 mengalami pertumbuhan menjadi Rp65,6 miliar dari capaian tahun 2022 sebesar Rp39 miliar. Berarti mengalami pertumbuhan mencapai 72%. Peningkatan ini juga melampaui target RBB di angka Rp43 miliar atau tercapai 154%.

Bahkan meski kredit agresif, realisasi rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) BPR Konawe di 2023 sangat rendah yakni 0,5%. Angka itu disebut mengalami penurunan signifikan dari target RBB di 0,8% dan dibandingkan realisasi 2022 sebesar 0,99%.

Dengan raihan KYD tersebut, berati kredit yang diberikan kepada masyarakat dari 12 BPR milik Pemda Prov. Sultra, PD. BPR Bahtaramas Konawe merupakan BPR yang menyalurkan kredit terbesar mencapai Rp65,60 miliar sepanjang tahun lalu. Disusul BPR Kendari (Rp32,90 miliar), BPR Kolaka (Rp31,42 miliar), dan BPR Konawe Selatan (Rp28,30 miliar).

Demikian seperti disampaikan oleh Direktur Utama PD BPR Bahteramas Konawe, Dr. Ahmat., SE., MM. CRBD, saat sesi penjurian TOP BUMD Awards 2024 yang digelar secara daring, Kamis (22/2/2024). Saat sesi itu, Ahmat didampingi P. Syahrir, SE., MM., CRBD selaku Direktur Operasional dan beberapa jajaran manajemen lainnya.

BACA JUGA:   Top! Terapkan GRC, PJB Jadi Benchmark Perusahaan Lain

“Dengan asset tersebut, proyeksi aset BPR di RBB 2024 ini dtargetkan meningkat menjadi Rp120,32 miliar atau tumbuh 10% dari realisasi 2023. Sedang untuk KYD, proyeksi di RBB 2024 dipatok meningkat menjadi Rp75,4 miliar atau naik 12% dari realisasi tahun 2023 lalu,” tutur Ahmat dengan menambahkan, target NPL di 2024 kembali turun ke 0,48% atau menjadi hanya Rp320 juta kredit macetnya.

Selanjutnya, untuk himpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), realisasinya juga mengalami pertumbuhan yakni sebesar 20%, menjadi Rp39,08 miliar dari tahun 2022 sebesar Rp32,40 miliar. Atau tercapai 107% dari target RBB 2023 sebesar Rp36,40 miliar. Tahun ini, ditargetkan naik lagi menjadi Rp41,1 miliar atau tumbuh sebesar 5,16%.

Dengan realisasi pendapatan di tahun lalu juga mengalami pertumbuhan menjadi Rp19,13 miliar dari capaian tahun 2022 sebesar Rp12,40 miliar atau tumbuh 54%. Adapun target RBB yaitu 13,50 miliar atau tercapai 141%. Tahun ini, targetnya Rp20,90 miliar, meningkat 1% dari realisasi 2023.

“Sehingga realisasi laba 2023 mengalami pertumbuhan 27% secara year on year (yoy) menjadi Rp4,5 miliar dari tahun sebelumnya di Rp3,5 miliar. Ini tercapai 128% dari RBB 2023. Dan laba tahun ini ditargetkan sebesar Rp4,75 miliar,” tegas dia.

Dan untuk mencapai target tersebut, BPR yang sahamnya dimiliki Pemprov Sultra (52%), PemKab Konawe dan Pemdesa se-Konawe (42%), serta Pemkab Konawe Kepulauan dan Pemdes se-Konawe Kepulauan (7%) itu menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga pertumbuhan yang impresif dan berkelanjutan itu.

Pertama, fokus meningkatkan volume usaha dengan pertumbuhan laba, maka rasio kecukupan modal (CAR) juga akan meningkat. Selain itu, juga dapat melaksanakan misi perusahaan yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan penuh integritas. Kedua, membangun aliansi antar tim untuk meningkatkan proses bisnis.

BACA JUGA:   Transformasi People Management, MUTU International Kandidat Raih TOP Human Capital Awards 2025

Ketiga, BPR melakukan transformasi bisnis untuk tumbuh berkesinambungan dan meningkatkan nilai pertumbuhan. Juga dilakukan transformasi sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kompetensi dan manajemen bank yang sehat.

Keempat, melakukan transformasi proses operasional, informasi, komunikasi dan teknologi untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Kelima, meningkatkan dan memperkuat budaya perusahaan. Dalam hal integritas, perusahaan akan selalu bersikap dan bertindak dengan itikad baik dan kejujuran. Kemudian respek, selalu memperlakukan orang lain sebagai pribadi yang penting dan berharga.

“Dan keenam, perbaikan terus-menerus dengan selalu memperbaiki proses untuk mencapai standard yang lebih baik,” tegasnya.

Tata Kelola dan Inovasi

Performa yang menawan itu, memang tak lepas dari diimplementasikannya tata kelola Perusahaan yang (good corporate governance/GCG) dan sederet inovasi yang sudah dilakukan. Beberapa kebijakan tata kelola perusahaan yang baik adalah, antara lain, untuk seluruh karyawan berkomitmen untuk menandatangani pakta integritas.

Lalu, dilakukan training karyawan yang bebasis manajemen risiko. Juga, manajemen telah  menerapkan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Pendanaan Terorisme (APU- PPT).

“Dan kita sudah melakukan penyaluran kredit yang sudah sesuai dengan SOP. Jadi lebih prudent. Makanya, sekalipun LDR kita tinggi di 83,73%, tapi NPL kita renah di 0.5%. Berarti memang keuangan kita sehat. Dan terakhir tata kelola terkait dengan pencapaian target penghimpunan DPK,” tandas Ahmat.

Selain itu, dalam implementasi tata kelola di system manajemen kinerja dan KPI, BPR Konawe ini sudah menerapkan kebijakan Reward dan Punishment. Untuk reward berupa: pemberian bonus kahri tahun, pemberian tunjangan kinerja per bulan, pemberian beasiswa, promosi jabatan, dan liburna ke luar kota.

Sedang untuk punishment-nya berupa: pemberian surat peringatan, pemotongan tunjangan fungsional, pengurangan tunjangan kinerja, dan hingga PHK.

BACA JUGA:   PDAM Balangan Bertransformasi Menuju Perseroda

Lantas, bagaiman dengan inovasinya? Kata Ahmat, antara lain yang sudah dilakukan adalah, BPR yang dipimpinnya itu sudah menjalin kerja sama dengan Pemda Kabupaten Konawe melalui MoU dan SK Bupati Konawe, seperti pembayaran tunjangan sertifikasi 2.300 Guru, juga pembayaran gaji PPPK tenaga kesehatan dan guru 1.500 orang.

“Kami juga sudah menggenjot kredit sebanyak Rp29 miliar kepada 650 debitur dan kredit sebesar Rp26 miliar kepada 437 debitur,” ujarnya.

Dengan jenis kreditnya adalah, Kredit Aparat Desa, Kredit Umroh, Kredit Usaha Mikro, Kredit Sertifikasi, Kredit Pertanian, Kredit Infrastruktur Desa, Kredit PKL Bunga Rendah, Kredit Perumahan, dan Kredit konstruksi. Adapaun variasi simpanannya berupa Tabungan Bahteramas, Tabungan Haji, Tabungan Pelajar (SIMPEL), Tabungan BLT, dan Tabungan BUMDES.

Sementara inovasi untuk lebih mengokohkan kepada debit di desa, BPR Konawe ini telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa dengan beberapa kredit andalannya adalah, kredit apparat desa Rp5 miliar (70 DEBITUR) dan kredit infrastruktur desa sebesar Rp17 miliar (130 desa).

“Kami juga tetap melakukan sinergi terhadap 18 BUMDES dalam rangka pengeloaan keuangannya, pelatihan atau pemberdayaan apparat desa, dan dari kami sebagai ajang pemasaran produk BPR,” jelas Ahmat.

Terakhir, inovasi di sektor digitalisasi juga dilakukan. Bahkan, kata dia, tengah digarap proses pengadaan ATM Cardless demi menunjang percepatan pelayanan. Juga sudah ada pelayanan Mobil Kas Keliling untuk menjangkau kebutuhan nasabah sampai di daerah terpencil. “Dan PD. BPR Bahteramas Konawe ini siap menggunakan QRIS untuk membantu program Bank Indonesia di Sulawesi Tenggara,” pungkas dia.

Tags: BPR Bahteramas KonaweTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

HUT Astra ke-67, FIFGROUP Gelar Kegiatan Donor Darah

Next Post

Len Industri Tandatangani MoU dengan Airbus di Singapore Air Show 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR