Jakarta, TopBusiness – Sebagai Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Situbondo yang memiliki aktifitas usaha mengusahakan dan menyelenggarakan pengelolaan air minum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mencakup aspek sosial, kesejahteraan, dan pelayanan umum dengan prinsip ekonomi perusahaan, Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo, Jawa Timur mencatatkan banyak kinerja yang luar biasa.
Seperti misalnya, Efektifitas Penagihan mencapai 98,83%, tetap FCR walaupun tarif paling rendah diantara PDAM lainnya, dan memberikan kontribusi terhadap Pembangunan Daerah terus meningkat dari tahun ke tahun.
Kontribusi BUMD tahun 2019 sebagai contohnya, dicatat sebesar 496.330.590. Tahun 2020 meningkat menjadi 722.049.655. Tahun 2021 kembali meningkat menjadi 745.279.810. Dan tahun 2022 meningkat menjadi 774.218.663.
Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo juga membukukan realisasi nilai penjualan atau pendapatan yang meningkat secara YoY. Realisasi tahun 2022 misalnya, dicatat sebesar 26.225.214.698.
Sementara itu realisasi tahun 2023 sebesar 26.891.506.151. Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo bahkan mendapat Predikat Sehat dalam Penilaian Berdasarkan PUPR dari tahun 2019, 2020, 2021, dan 2022, serta mendapat Predikat Baik dalam penilaian BPKP Berdasarkan Kepmendagri No.47 tahun 1999, untuk tahun yang sama.
Menurut Direktur Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo Asy'ari, S.Sos, M.M dalam Penjuarian TOP BUMD 2024 (26/2/2024), semua capaian tersebut tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG), inovasi bisnis, perbaikan sistem dan Pemanfaatan Teknologi Informasi yang ada.
“Kinerja yang ditorehkan perusahaan, tidak lepas dari keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo untuk senantiasa mengacu kepada prinsip-prinsip GCG, serta melakukan inovasi bisnis, perbaikan sistem dan Pemanfaatan Teknologi Informasi yang ada”, kata Asy’ari.
Pada penerapan GCG misalnya, perusahaan dicatat menerapkan 5 hal. Di mana diantaranya adalah sebagai berikut. Pertama. Transparansi yaitu keterbukaan dalam setiap pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi material dan relevan mengenai Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo.
Kedua. Kemandirian yaitu bebas dari benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo yang sehat. Ketiga. Akuntabilitas yaitu kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban organ Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo sehingga pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo terlaksana secara efektif.
Untuk Inovasi Bisnis yang dilakukan, perusahaan dicatat menerapkan Aplikasi PAO ARUM, melaksanakan pelayanan keliling ‘PALING SIIP’, dan melakukan perbaruan Aplikasi Sistem Akuntansi Keuangan. Di samping itu memproduksi Air Minum Dalam Kemasan.
Terkait Perbaikan Sistem, Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo dicatat memberikan Informasi Kepada Pelanggan, memperluas jangkauan pelayanan pelanggan seperti Baca Meter Mandiri dam balik nama. Perusahaan juga melakukan transparansi dalam pelaporan keuangan dan memperluas jangkauan pembayaran tagihan rekening.
Sementara itu pada Pemanfaatan Teknologi Informasi, Perumda Air Minum Tirta Baluran Situbondo dicatat menyelenggarakan dan mengelola hardware teknologi informasi yang meliputi perangkat wireless, router, server, dan jaringan LAN. Selain itu juga perangkat komputer, printer, scanner, hub LAN, NAS dan UPS oleh masing-masing unit kerja dengan pantauan oleh pelaksana IT.
Editor: Busthomi
