Jakarta, TopBusiness – PT Pelindo Jasa Maritim, subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di antaranya telah mengadopsi ISO 26000 yang menekankan beberapa prinsip yang berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan lingkungan berkelanjutan. Aktivitas CSR atau TJSL difokuskan pada bidang keberlanjutan lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Sebagai salah satu entitas usaha di lingkup BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan kepelabuhanan, Pelindo Jasa Maritim menyadari pentingnya bisnis berkelanjutan, bertumbuh dengan memberi nilai tambah bagi seluruh stake holder atau para pemangku kepentingan.
Dalam kaitan ini, perusahaan memiliki komitmen kuat untuk menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk komitmen dalam menjalankan program TJSL atau CSR sebagai bentuk tangung jawab perusahaan atas dampak sosial dan lingkungan dari aktivitas atau kegiatan usaha yang dijalankannya.
PT Pelindo Jasa Maritim, merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola klaster bisnis MEPS (Marine, Equipment & Port Services). Layanan Port Equipment mencakup penyediaan peralatan dan suku cadang, perbaikan, pemeliharaan, dan operator. Layanan Port Services mencakup Dredging & Shipyard serta Utilities & Energy, termasuk Waste Management, Port Electricity, Shore Connection, Clean Water, dan Bunkering.
Didirikan pada 1 Oktober 2021 setelah integrasi PT Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV. Core business utamanya adalah Layanan Marine, termasuk pemanduan dan penundaan kapal.
Serah Operasi Sarana Bantu Pemanduan dan Penundaan (SBPP) di seluruh wilayah kerja SPJM dilakukan secara bertahap pada tahun 2022, dengan PT Pelindo Marine Services sebagai pelaksana operasional armada dan PT Pelindo Jasa Maritim sebagai pengelola armada tingkat Pusat yang merumuskan kebijakan terkait pelaksanaan operasional armada oleh Anak Perusahaan. Serah operasi dukungan pemanduan dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) juga dilakukan secara bertahap pada Tahun 2024.
Dalam pelaksanaan program TJSL, Pelindo Jasa Maritim, di antaranya mengacu ISO 26000 sebagai panduan untuk memperjelas tanggung jawab sosial, membantu bisnis dan organisasi menerjemahkan prinsip program sebagai tindakan yang efektif dan praktik terbaik berkaitan tanggung jawab sosial. Realisasi program TJSL, di antaranya juga untuk mendukung bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda pembangunan nasional.
“Terkait hal ini, Pelindo Jasa Maritim telah mengambil langkah dengan mengimplementasikan aspek ESG atau Environmental, Social, Governance sebagai bagian dari strategi usaha untuk mencapai sustainability. Perusahaan berkomitmen mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan, sosial, tata kelola atau ESG ke dalam kegiatan operasional dan program TJSL,” ungkap Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan Pelindo Jasa Maritim dalam sesi “Presentasi dan Wawancara Penjurian “TOP CSR Awards 2024” yang dilakukan secara daring pada (27/03/2024), yang diselenggarakan Majalah Top Business.
“Program TJSL kami juga diselaraskan untuk mendukung program SDGs, yakni kami fokuskan terkait isu keberlanjutan lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” lanjutnya.
Dalam presentasinya berjudul “Strategi Bisnis Berkelanjutan,” Tubagus Patrick didampingi Vice President (VP) Hubungan Kelembagaan dan TJSL, Supriyadi Ratman. Di depan di dewan tim Juri, ia memaparkan banyak dari mulai keberadaan perusahaan, visi misi perusahaan, aktivitas usaha, hingga inisiasi program TJSL yang telah dan sedang berjalan saat ini. Sedangkan tim juri terdiri dari Dwinda Ruslan (Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro /Pakem), Ummu Azizah Mukarnawati (Lembaga Kajian Nawacita -Komite CSR, Ermon Idrus (LKN), dan Bennyamin De Haan (Senior Advisor MSI Group) yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (Solusi Konerja Bisnis).
Beberapa program CSR yang dijalankan antara lain penanaman mangrove untuk dukungan pelestarian laut di wilayah pesisir (lingkungan), bantuan sosial untuk para nelayan, pelatihan marketing digital bagi pelaku UMKM (ekonomi), dan lainnya. Termasuk upaya untuk berkontribusi pencapaian Net Zero Emission. Di antaranya program Port Electricity (layanan Listrik pelabuhan), Shore Connection (layanan penyediaan shore power untuk kapal Ketika sandar di dermaga), dan lainnya.
Melalui pogram pelatihan ini, PT Pelindo Jasa Maritim menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan keadilan sosial bagi masyarakat sekitar pelabuhan.
“Melalui kegiatan #SPJMSupportUMKM 2024, kami di antaranya memberikan bantuan pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM di Maros-Makassar-Gowa. Harapannya mereka bisa mengoptimalkan penjualan melalui sistem online. UMKM ini perlu dibantu melalui pendampingan secara intensif agar semakin berkembang, sekaligus ini juga dukungan kami membantu meningkatkan perekonomian lokal,” ujarnya.
Tahun ini Pelindo Jasa Maritim yang berkantor pusat di Makassar untuk pertama kalinya masuk nominasi mengikuti wawancara penjurian untuk penghargaan TOP CSR Awards 2024. Kegiatan TOP CSR Awards ini merupakan kegiatan rating atau penilaian untuk penghargaan tahunan bidang CSR yang terbesar di Indonesia.
Tujuannya, pertama, untuk memberikan apresiasi atau penghargaan tertinggi, kepada perusahaan-perusahaan, yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL (Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan), yang efektif dan berkualitas. Dan Kedua, sebagai sarana pembelajaran bersama, untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Kegiatan TOP CSR Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business, yang diterbitkan oleh PT Madani Solusi Internasional (atau MSI group), yang bekerjasama serta didukung oleh beberapa asosiasi CSR, Asosiasi Bisnis, dan GCG, serta beberapa perusahaan konsultan CSR dan Bisnis. Di antaranya seperti (PaGI) Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia, Asosiasi GRC, LKN (Lembaga Kajian Nawacita), CoreBest, MB Consulting (Mitra Bhadra Consulting), ISVI (Institut Shared Value Indonesia), SKB (Solusi Kinerja Bisnis), SDP (Sinergi Daya Prima), Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, serta beberapa Pakar dan Konsultan CSR.
Tema dalam kegiatan TOP CSR Awards 2024 adalah “CSR & ESG Innovation Programs for Sustainable Business Growth” atau Inovasi-Inovasi Program CSR yang dapat mendukung tumbuhnya bisnis perusahaan, secara berkelanjutan.
Editor: Busthomi
