TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PLN IP Saguling Sukses Kurangi Laju Sedimentasi dengan CSR

Fauzi
12 May 2024 | 07:05
rubrik: CSR, Event
PLN IP Saguling Sukses Kurangi Laju Sedimentasi dengan CSR

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT PLN Indonesia Power UBP Saguling (PLN IP Saguling) telah melewati sesi penjurian TOP CSR Awards 2024 yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat, (3/5/2024) lalu. Pada penjurian kali ini, PLN IP Saguling mengangkat judul presentasi ‘Bumi Pasundan untuk Net Zero Emission Indonesia Tahun 2060’.

“Bumi Pasundan ini adalah singkatan dari Bangun Ekonomi Masyarakat Melalui Pengelolaan Sumber Daya Terbarukan. Dan Alhamdulillah kami di sini dari PT PLN Indonesia Power (“PLN IP”) kami bergerak di bidang pembangkitan PLTA, yang ini sesuai dengan temanya adalah energi terbarukan. PT PLN Indonesia Power (“PLN IP”) merupakan Sub Holding PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (“PLN”) yang memegang peranan strategis dalam sektor ketenagalistrikan di Indonesia,” ujar Doni Bakar Senior Manager SGL POMU, PT PLN Indonesia Power UBP Saguling.

Lebih lanjut Doni mengatakan PLTA Saguling atau Unit Bisnis Pembangkitan Saguling, terdiri beberapa unit dan sub-unit yang berlokasi tersebar di Jawa Barat. Untuk total daya terpasang adalah 844 Megawatt, di mana 700 megawatt itu adalah yang paling besar ada di PLTA Saguling, yang terdiri dari empat unit yaitu 4 x 175 megawatt.

Sebagai bagian dari PLN Indonesia Power, PLN IP Saguling memiliki strategi binis untuk mencapai sustainability. Dalam hal ini, seperti ditegaskan Doni, ada empat strategi utama yang diusung perusahaan, yakni Expand Core Moonshot, Ignite Growth Moonshot, Digital driven O&M Excellence Moonshot, dan Sustainability Moonshot.

“Untuk Expand Core Moonshot dan Ignite Growth Moonshot, ini bagaimana kami memastikan untuk perusahaan tetap tumbuh dan berkembang, di mana kita berusaha menambah kapasitas pembangkit yang ada di PLN Indonesia Power dan fokusnya adalah pembangkit-pembangkit yang terbarukan. Untuk tema yang ketiga, Digital driven O&M Excellence Moonshot, kami memastikan pengelolaan pembangkit yang saat ini atau pembangkit existing itu semakin bisa kami perbaiki performanya sehingga tetap bisa beroperasi,” jelas Doni.

BACA JUGA:   Ini Sederet Terobosan GRC AIG Insurance Indonesia

Kemudian untuk Sustainability Moonshot, yakni memastikan program-program agar perusahaan tetap berkelanjutan dan juga fokus pada energi hijau. Di sini perusahaan mengupayakan adanya Carbon Capture & Storage, Hydrogen, dan lain sebagainya.

“Nah, untuk mendukung empat program utama ini kami memiliki Launchpad sebagai landasan untuk memastikan keempat program tadi bisa berjalan. Dan kita di sini salah satu Launchpad ini adalah bagaimana kita menciptakan dan membangun struktur organisasi dan budaya perusahaan di mana salah satu fokusnya kami juga mengacu pada ESG-oriented company,” papar Doni.

Mengenai pandangan manajemen dan strategi dalam membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, di sini Doni mengatakan bahwa, “Program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PLN IP UBP Saguling merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan perusahaan.”

“Dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah PLTA, perusahaan menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan kondusif untuk operasi bisnisnya. Ini merupakan strategi yang tepat untuk membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar. Selain itu, fokus pada permasalahan sosial lingkungan juga memperkuat tanggung jawab perusahaan dalam menjaga lingkungan.”

“Dengan demikian, program pemberdayaan masyarakat tidak hanya memperbaiki dampak negatif yang mungkin timbul dari kegiatan operasi PLTA, tetapi juga aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup,” lanjut Doni.

Program CSR Unggulan

Bicara lebih lanjut mengenai CSR, Taufan Kurniawan, CDO Commdev PLN IP Saguling, mengatakan bahwa dari sisi kebijakan dan strategi, secara umum ada tiga program yang ditekankan perusahaan, yakni program pemberdayaan, program charity, dan program pembinaan hubungan masyarakat.

“Di dalam program pemberdayaan, kami memiliki program yang sangat luas, dan kami menamai program itu dengan nama Saguling Berdaya. Di sini kami melibatkan berbagai kelompok di lintas sektor dan masyarakat untuk bergabung kepada kami untuk kita kembangkan, baik dari sisi aspek sosialnya, ekonomi, dan lingkungan,” jelas Taufan.

BACA JUGA:   Ada GRC di Balik Melesatnya Kinerja Bisnis PT Pupuk Kujang

Seperti dikatakan Taufan, PLN IP Sagulung memiliki hal yang unik, di mana diliputi berbagai permasalahan. Di satu sisi ada permasalahan sosial, kemudian sisi lain ada permasalahan KJA (Keramba Jaring Apung), di sisi lainnya ada sampah yang memang cukup pelik, dan juga permasalahan sedimentasi.

“Semua masalah yang kita jabarkan ini sebetulnya kita sediakan program-program masyarakatnya. Sehingga ketika kita sudah masuk di dalam program pemberdayaan masyarakat kita langsung fokus CSR atau CSV yang mendukung terhadap keberlanjutan proses produksi listrik kami dan mendukung peningkatan ekonomi, sosial, dan lingkungan di masyarakat,” jelasnya.

Bumi Pasundan merupakan salah satu program CSR yang dijalankan PLN IP Saguling untuk menjawab berbagai permasalahan di atas.

Program Bumi Pasundan merupakan inovasi pemberdayaan masyarakat yang fokus di tiga permasalahan Waduk Saguling. Tiga permasalahan itu antara lain sampah plastik, gulma eceng gondok, dan sampah sterofoam yang berada di area sekitar Saduk Saguling. Permasalahan tersebut memiliki dampak yang siginifikan terhadap penurunan daya tampung waduk karena sampah-sampah tersebut akan menjadi sedimentasi di dasar waduk.

Pemberdayaan ini memanfaatkan tiga permasalahan untuk dijadikan barang baranag yang memiliki nilai ekonomi Masyarakat. Sampah plastik diolah kembali dengan bekerjasama dengan pabrik daur ulang dan bahkan sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi diubah menjadi paving block, mainan edukasi, dan sebagainya. Sampah eceng gondok digunakan untuk pakan itik, kerajinan dan pupuk cair. Selain itu, sampah sterofoam yang tidak memiliki nilai ekonomi menjadi bahan tambahan untuk pembuatan mebeler. Program ini melibatkan kaum perempuan, lansia, pengangguran, mantan petani KJA (keramba jaring apung), dan bahkan melibatkan rekan-rekan disabilitas.

Keterkaitannya dengan bisnis berkelanjutan, program Inovasi ini telah menjadi solusi dalam permasalahan di kajian LCA melalui keberadaan sampah plastik, styrofoam dan gulma eceng gondok yang dihasilkan dari waduk Saguling di mana inovasi ini memberikan dampak keberhasilan melalui program terkelolanya eceng gondok sebanyak 360,22 Ton /3 Tahun dan sampah plastik sebanyak 2.170,44 Ton /3 tahun yang pada akhirnya mampu mengurangi laju sedimentasi Waduk Saguling untuk PLTA.

BACA JUGA:   CSR HM Sampoerna Dukung Pengembangan Wirausaha Berkelanjutan

“Program Bumi Pasundan ini ternyata sudah menyentuh beberapa subjek inti/klausa (ISO 26000), dari aspek tata kelola, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, pelibatan komunitas, (dan) lingkungan,” katanya.

Editor: Busthomi

Tags: PT PLN IP SagulingTOP CSR Awards 2024
Previous Post

Menteri Basuki Resmikan Stasiun Lapangan Geologi Prof R. Soeroso Notohadiprawiro UGM Yogyakarta

Next Post

Marak Aduan Pencurian, Polda Kalteng Tindak Tegas Pencuri TBS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR