TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menelisik Kiprah Apik Perumda Tirta Ayu Tegal: dari Kinerja, Inovasi hingga Prestasi

Editor
7 March 2023 | 16:53
rubrik: BUMD, Event
Menelisik Kiprah Apik Perumda Tirta Ayu Tegal: dari Kinerja, Inovasi hingga Prestasi

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Hadir di sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023, Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal mengungkap sejumlah capaian, baik dari target kinerja hingga prestasi yang diraihnya. Kembali, pada sesi penjurian kali ini Perumda Air Minum Tirta Ayu diwakili Edy Shofyan, S.H., M.M., selaku Direktur Operasional perusahaan.

Sekilas mengenai profil perusahaan, Edy Shofyan mengatakan bahwa Perumda Tirta Ayu memiliki visi untuk Menjadi Perusahaan Profesional Melayani Air Bersih dan Air Minum.

Adapun misi yand dicanangkan antara lain:

  • Mampu mempertahankan kinerja perusahaan yang sehat.
  • Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan.
  • Memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah.
  • Meningkatkan pemeliharaan ekosistem lingkungan di sekitar kawasan sumber air.

“Sebagai Perusahaan Umum milik Pemerintah Daerah yang diberi tugas untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat khususnya di Kabupaten Tegal, Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal secara terus menerus meningkatkan kemampuan layanannya secara optimal, sehingga dapat mengikuti perkembangan yang terjadi dalam lingkungan sosial masyarakat,” ungkap Edy Shofyan di hadapan dewan juri.

Untuk mensukseskan tugas yang diemban, Perumda Tirta Ayu memasang sejumlah strategi. Pertama, dilihat dari perspektif financial adalah terpenuhinya full cost recovery. Lalu yang kedua adalah optimalisasi penjualan air.

”Kemudian dari perspektif pelanggan adalah terpenuhinya tingkat kepuasan pelanggan dengan mempertahankan penyelesaian pengaduan pelanggan yang sudah baik, realisasi penyelesaian pengaduan pelanggan 100% . Yang ketiga perspektif bisnis internal diarahkan kepada tercapainya pengembangan usahaberkelanjutan, efektivitas proses bisnis, dan pemenuhan tanggung jawab korporasi,” ujar Edy.

Adapun yang keempat, yakni dari perspektif inovasi dan pembelajaran yang ditekankan pada terpenuhinya Kompetensi dan profesionalisme SDM yang ada di perusahaan, yang juga diiringi dengan adanya peningkatan rasio diklat pegawai.

Kinerja

Perumda Air Minum Tirta Ayu merupakan BUMD yang memiliki proporsi usaha 70% laba dan 30% layanan public atau sosial. Secara umum, perusahaan penyedia air bersih di Kabupaten Tegal ini memiliki kinerja yang sehat. Itu seperti diungkap Edy dalam paparannya di hadapan dewan juri.

“Tingkat kinerja perusahaan, sampai dengan saat ini atau di tahun 2022 dari hasil penilaian yang kita lakukan secara mandiri kita tahun ini poinnya adalah 3,94 (sehat), ini berdasarkan dengan indikator yang sudah ditetapkan oleh Kementerian PUPR,” ujar Edy Shofyan.

Dari sisi pelanggan hingga saat ini, Perumda Air Minum Tirta Ayu telah memiliki 54.653 sambungan rumah. Sementara tingkat kehilangan air (NRW) perusahaan mashi ada di angka 28,03%.

BACA JUGA:   Prestasi Mentereng BPR BKK Boyolali, Mencapai Target Kinerja dari Pemegang Saham

Masih seputar kinerja perusahaan, mengacu pada Kepmendagri Nomor 47 Tahun 1999, Perumda Air Minum Tirta Ayu berada di posisi klasifikasi baik dengan nilai dari tahun 2021 dengan angka 66,86 dan tahun 2022 dengan 68,46. “Mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan minimal setiap tahun di angka yang 68 itu,” ungkap Edy.

Berkaitan kinerja keuangan yang, berdasarkan laporan yang telah diaudit, Edy mengatakan bahwa perusahaan telah mengalami peningkatan perolehan laba. “Tahun lalu kita labanya Rp10.020.506.539, tahun ini ada peningkatan menjadi Rp10.691.271.989 atau sekitar 7% peningkatan labanya,” tandasnya.

Kemudian untuk tata kelola perusahaan, dikatakan bahwa Perumda Tirta Ayu telah melakukan assessment GCG secara berkala. Dalam hal ini perusahaan bekerja sama dengan BPKP Provinsi Jawa Tengah yang difasilitasi oleh DPD PERPAMSI Jateng. Berdasarkan evaluasi terhadap penerapan GCG, disimpulkan bahwa kondisi penerapan GCG pada PDAM Kabupaten Tegal mencapai skor 77,1255% dengan katagori “Baik”.

Inovasi dan Kontribusi

Dalam rangka memberikan kemudahan dan meningkatkan layanan kepada pelanggan, Perumda Tirta Ayu Tegal diketahui telah mengembangkan sejumlah terobosan. Misalnya, untuk memberikan kemudahan pelanggan dalam melakukan pembayaran, Perumda Tirta Ayu Tegal telah melakukan kerja sama dengan PPOB (Payment Point Online Banking), Perbankan, dan E-commerce yang ada saat ini.

“Yang terbaru kita juga ada kerja sama dengan pemerintah daerah, kita diberikan kesempatan untuk membuka loket di mall pelayanan publik yang dikelola oleh pemerintah daerah,” ungkap Edy.

Menariknya lagi, masih dalam rangka memberikan kemudahan kepada para pelanggannya, khususnya dalam hal pengaduan adanya gangguan, kini Perumda Tirta Ayu juga sudah menyediakan fasilitas itu melalui media online. ”Ini juga sangat membantu masyarakat, terkait dengan kecepatan dan penanganan kita dalam melakukan gangguan, dan ini juga menjadi sangat penting untuk bisa diketahui ataupun diinformasikan kepada masyarakat apabila ada gangguan dan perbaikan-perbaikan yang kita lakukan, kita informasikan berkala dan update. Karena pelanggan pasti menghendaki ataupun membutuhkan informasi tersebut secara realtime,” jelas Edy.

Termasuk dalam urusan pendaftaran pelanggan baru, hal ini juga bias dilakukan melalui media online atau website yang telah disediakan. Selain bisa dilakukan secara online, masih dalam rangka memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan pemasangan sambungan baru, Perumda Tirta Ayu juga memungkinkan para pelangga untuk bisa membayarnya secara angsuran. “Ada juga pemberikan fasilitas diskon pada saat adanya bulan promo,” singkatnya.

BACA JUGA:   Bank Salatiga Terus Tumbuh dengan Berinovasi

Sementara berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi, ada sejumlah inovasi lain yang juga telah dikembangkan oleh Perumda Tirta Ayu. Sebut saja, Sistem Informasi Pelanggan (SIMPEL) yang disebut berfungsi untuk mengelola data pelanggan yang sudah terintegrasi dengan pembayaran online, sistem informasi pelanggan, dan GIS.

Selain itu ada juga Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Edy mengatakan bahwa aplikasi ini sangat bermanfaat, karena informasi yang diberikan oleh sistem ini bermanfaat untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengoperasionalkan bisnis secara lebih presisi dalam hal ini lebih tepat, karena data atau inputnya itu seudah lebih sistematis dan akuntabel.

Perumda Tirta Yu juga sudah memiliki Sistem Informasi Geografis (GIS). Sehingga Perumda Tirta Ayu sudah mandiri dalam pelaksanaan GIS dan sudah mampu untuk menganalisis informasi, terkait dengan special secara terpadu untuk perencanaan dan juga terkait dengan pengambilan keputusan. “Untuk data analisa-analisa yang dibutuhkan sudah lebih akurat lagi dengan adanya GIS ini,” kata Edy.

Tidak berhenti sampai di situ, Edy mengatakan bahwa tahun ini perusahaan juga sudah menrapkan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA). “Ini menjadi salah satu tuntutan, karena kita sudah mengikuti Program Hibah Air Minum berbasis kinerja. Penerapan SCADA ini (merupakan) salah satu prasyarat terkait dengan keikutsertaan kita program hibah berbasis kinerja itu adalah adanya pengukuran water meter dengan flow meter dan data logger. Dan pada ujungnya adalah penerapan SCADA secara sistem keseluruhan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan itu,” ungkapnya.

Beralih ke soal kontribusi perusahaan terhadap pemerintah daerah dan pembangunan daerah. Tentu sebagai sebuah BUMD dengan kinerja yang sehat, selanjutnya hal yang tidak luput dilakukan oleh Perumda Tirta Ayu adalah kontribusinya bagi daerah.

“Sampai dengan saat ini kontribusi fiskal kita, yaitu atas pajak yang kita berikan kepada pemerintah daerah secara total berjumlah Rp3.076.524.782. Yang paling besar adalah bagi hasil laba untuk PAD dari laba yang kita peroleh di tahun sebelumnya. Tahun 2022 ini kemarin kita sudah berhasil memberikan PAD Rp3.006.151.962. Tahun ini (2023) dari hasil audit, angka kita di setoran PAD mungkin mencapai Rp3.200.000.000. Ada peningkatan sekitar Rp200 jutaan,” ungkap Edy.

BACA JUGA:   BPR PKPP Tetap Tumbuh Saat Dampak Covid-19

Tidak hanya dalam bentuk PAD, kontribusi yang dilakukan perusahaan juga diterapkan dalam bentuk pajak air permukaan dan pajak bumi dan bangunan.

“Selain penyetoran pajak dan bagi hasil tadi, kita juga ada kontribusi kompensasi atas pemanfaatan sumber air baku kepada pemerintah kabupaten Tegal dan Desa pemilik sumber. Untuk Pemdanya sendiri kita ada setoran sekitar Rp88 juta dan sisanya kepda desa-desa pemilik sumber, sehingga totalnya itu sekitar Rp220.307.900 itu di tahun 2022,” ungkapnya.

Prestasi

Untuk diketahui, berdasarkan paparan yang diungkap Edy, disebutkan bahwa secara umum dilihat dari kinerja, Perumda Tirta Ayu Tegal berada di peringkat 3 dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah. Adapun untuk peringkat nasional untuk pelanggan di angka 50.000 – 100.000 perungkat ada di peringkat ke-5 se-Indonesia. Kemudian secara total seluruh Indonesia, perusahaan ada di peringkat 13.

“Ini sesuatu yang bagi kami sangat membanggakan, baik untuk menajemen dan juga untuk seluruh karyawan dan stakeholder yang ada di Kabupaten Tegal. Dan ini menjadi pengakuan bagi kita atas prestasi maupun atas kinerja yang kita lakukan selama ini,” ungkap Edy.  

Hebatnya lagi, Perumda Tirta Ayu Kabupaten Tegal disebut menjadi salah satu Pilot Project terkait dengan Program Hibah Air Minum Berbasis Kinerja (AMBK) dari  12 PDAM yang ada di seluruh Indonesia.

“Keterlibatan kami di program AMBK ini  adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan dan juga meningkatkan keterampilan terutama bagi teman-teman yang terlibat secara langsung. Karena melalui program hibah air minum ini kita dituntut untuk bisa menguasai teknologi baik terkait dengan aliran air minum, dan juga teknologi informasi terkait dengan penerapan water meter berbasis flow meter dan juga data logger. Sehingga kami juga menyambut baik adanya program AMBK,” ungkap Edy.

Seiring dengan berbagai capaian, inovasi dan prestasi yang diperolehnya, Direktur Utama Perumda Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Brahmono Weko Pujiono, mengungkap sejumlah harapan atas keberadaan perusahaan yang dipimpinnya.

“Harapannya kita hanya akan selalu berusaha memberikan yang terbaik dan lebih baik apa yang kami bisa, mensukseskan semua program pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Sehingga keberadaan peran kami betul-betul membawa kemanfaatan yang optimal,” pungkas Brahmono Weko Pujiono.

Penulis: Fauzi

Tags: Perumda Tirta Ayu TegalTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Tahun Ini, Bank Jatim Siap Gelontorkan Dana Besar untuk KUB dan Bagi-bagi Dividen

Next Post

Ini Jurus BPR Kota Pasuruan untuk Persempit Gerak Rentenir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR