TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dukung Strategi Bisnis, Ini Deretan Program CSR Unggulan PT KNI

Editor
5 June 2023 | 17:18
rubrik: CSR, Event
Dukung Strategi Bisnis, Ini Deretan Program CSR Unggulan PT KNI

Jakarta, TopBusiness – Menandai keikutsertaannya sebagai salah satu finalis ajang TOP CSR Awards 2023, PT Kaltim Nitrate Indonesia (PT KNI) berkesempatan untuk memaparkan beragam hal terkait CSR pada sesi penjurian yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu. Pada sesi penjurian PT KNI diwakili oleh Wisnu Ahmaddin, selaku Community Development Specialist di perusahaan itu.

PT KNI sendiri diketahui merupakan perusahaan yang memiliki aktivitas usaha memproduksi bahan peledak (ammonium nitrate). Bisa dibilang produk yang dihasilkan PT KNI masuk kategori produk berbahaya dan tidak boleh sembarang orang membeli produk tesebut. Atas dasar itulah faktor keamanan (safety) merupakan hal yang luar biasa diprioritaskan oleh PT KNI.

”Sehingga misinya adalah bagaimana kita menjalankan proses safety dan plant integrity yang memang harus betul-betul tepat dan berkualitas. Kemudian juga bagaimana perusahaan menyediakan fasilitas yang handal,” ungkap Wisnu di hadapan dewan juri.

Pada sesi penjurian TOP CSR Awards 2023 yang digelar Majalah TopBusiness, PT KNI mengusung tema ‘Mewujudkan masyarakat yang berdaya dan memberdayakan’. Adapun dari sisi kebijakan/strategi CSR, PT KNI menekankan pentingnya meng-create sebuah value, bagaimana memberdayakan sumber daya yang ada, dan tentunya juga berdampak pada sosial atau masyarakat.

Selain itu, PT KNI juga mengusung strategi CSR yang sejalan dan mendukung strategi bisnis perusahaan.

“Kalau ditanya mengenai ada atau tidak penjelasan mengenai strategi CSR untuk mendukung strategi bisnis perusahaan yang memang kita kemas melalui program CSR? Tentu ada. Kami menghasilkan limbah, tetapi untuk limbah yang berkaitan dengan limbah berbahaya itu memang dikelola oleh kawasan, karena kami PT KNI itu berada di Kawasan Industri, namanya Kaltim Industrial Estate. Sehingga pengelolaan limbah dikelola langsung oleh pengelola kawasan,” beber Wisnu.

BACA JUGA:   Persempit Gerak Rentenir, BPR Djoko Tingkir Siap Tingkatkan Pinjaman Lunak

“Tetapi untuk masyarakat adalah kami punya peran untuk bagaimana mengelola masyarakat ini, supaya menjadi yang kami sebut pagarnya perusahaan itu adalah masyarakat, bukan tembok,” jelas Wisnu lagi.

Adapun terkait dengan tata kelola CSR, PT KNI disebut tidak berbeda dengan perusahaan-perusahaan lain. Hanya saja, Wisnu mengatakan bahwa PT KNI menekankan bahwasanya masyarakat itu sebagai aktor utama dalam program CSR.

“Jadi, sejak awal kita terjun ke masyarakat, kita menempatkan masyarakat itu sebagai aktor. Kita libatkan mereka dari awal dari proses perencanaan, bagaimana mendorong masyarakat untuk mencetuskan ide bukan apa yang mereka inginkan, tetapi kita tanya butuhnya apa? Jadi, apa yang menjadi kebutuhan, prioritas itulah yang akhirnya menjawab kebutuhan masyarakat. Kita libatkan (masyarakat) semuanya dari proses perencanaan, pelaksanaan, kemudian monitoring program kemudian sampai dengan evaluas,” papar Wisnu.

Program CSR Unggulan

Sebagaimana telah disebut, sebagai upayanya untuk memberdayakan masyarakat, PT KNI memiliki program CSR unggulan bernama Program BEKANTAN (Permberdayaan Ekonomi Masyarakat Rentan Berwawasan Lingkungan).

”Ini adalah program yang memang saya kira mendukung sekali proses pengurangan limbah padat non-B3 di perusahaan kami. Kami ada kemasan, namanya kemasan ammonium nitrat. Jadi, karung pembungkus ammonium nitrat itu merupakan bagian dari limbah padat non-B3, artinya tidak berbahaya. Daripada itu menjadi timbunan limbah yang tentunya menjadi catatan negatif ketika tidak dimanfaatkan, kami mengelola itu,” ujar Wisnu.

Setelah melakukan social mapping dan proses berbagai proses pendampingan, dari program BEKANTAN, masyarakat diberdayakan secara berkelanjutan untuk membuat limbah berupa karung itu menjadi produk yang bernilai ekonomi dan kreatif, seperti tas daur ulang, tas souvenir, serta beragam produk lainya. Menariknya, produk yang dihasilkan dari limbah itu juga telah memiliki sertifikat hak paten.

BACA JUGA:   BPR BKK Karangmalang Kelola Risiko agar Terus Bertumbuh, Sekaligus Bangun Perekonomian Daerah

”Dan Alhamdulillah hingga saat ini total limbah yang sudah dikelola itu ada sekitar 21,5 ton karung, dan itu memang tiap tahun memberikan kebermanfaatan bagi penerima manfaat, yaitu Kelompok yang namanya BEKANTAN. Dan program (BEKANTAN) sangat relate sekali dengan bagaimana ketika perusahaan menghasilkan limbah, kemudian limbah itu dikelola kembali menjadi produk yang bermanfaat untuk masyarakat dan mereka dapat income,” tandas Wisnu.

Selanjutnya, PT KNI juga memiliki program bernama MAHIRA (Rumah Ibadah Ramah Anak). Di program ini PT KNI memang tidak membangun rumah ibadah baru, tetapi memanfaatkan rumah ibadah yang ada. Program ini dijalankan juga tak lepas dari PT KNI yan gmerupakan bagian dari APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia).

“Jadi, bagaimana kami bisa menciptakan nilai bagi masyarakat khususnya anak-anak. Karena ketika kita bicara anak-anak itu anak-anak punya empat hak dasar anak. Satu hak untuk hidup, kemudian dua itu perlindungan, yang ketiga adalah partisipasi, kemudian yang keempat adalah tumbuh kembang. Jadi, itu adalah hal yang memang menjadi sangat penting bagaimana program ini nantinya bisa bermanfaat untuk mereka di masa depan,” jelasnya.

Program CSR lain yang juga digagas PT KNI adalah Perahu Kertas (Perlindungan, Pemenuhan Kreativitas Anak penyandang Disabilitas. Program ini dilaksanakan di wilayan Ring 1 perusahaan, yakni di kelurahan Loktuan.

“Jadi, program ini kita memberdayakan adik-adik disabilitas, kami menyebutnya teman spesial karena kita dan mereka sama, hanya saja mereka diberikan anugerah yang lebih oleh Tuhan sehingga kita diberikan kewajiban juga untuk menjadi bagian dari pendamping mereka melalui program ini,” papar Wisnu.

Melalui program Perahu Kertas, PT KNI mencoba memberikan ruang bagi mereka serta memfasilitasi dengan pelayanan, dan kemudian melakukan assessment kepada orang tua. “Yang paling penting dari program ini adalah bagaimana anak-anak ini bisa diterima di lingkungannya. Karena juga masih kita temui anak-anak yang dibully seperti itu, sehingga program ini hadir untuk melindungi mereka dan mengajak teman-teman di sekitar kita untuk peduli terhadap mereka,” tandasnya.

BACA JUGA:   ARUTMIN Bangun Integrated Farming, Ketahanan Pangan Kalsel

Selain tiga program di atas, PT KNI juga memiliki program bernama Batik Sampoang. Ini adalah masyarakat dalam kategori pengangguran dan rentan akses ekonomi melalui pengembangan Kelompok Usaha Kecil dan Menengah. Kegiatan ini sejalah dengan Program Pemerintah Kota Bontang dalam mengembangkan ‘local content’ dari berbagai ragam yang ada di Bontang.

Seperti program lainnya, seperti program BEKANTAN yang dilakukan dengan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, lalu Perahu Kertas dan MAHIRA bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, program Batik Sampoang juga dilakukan PT KNI dengan menggandeng Dinas Koperasi dan UKM Kota Bontang.

“Jadi, (dengan program ini) bagaimana kita bisa menciptakan produk-produk yang tidak terlepas dari nilai lokal masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Fauzi

Tags: PT Kaltim Nitrate IndonesiaTOP CSR Awards 2023
Previous Post

Lahan Pascatambang Semen Baturaja Dijadikan Budidaya Lebah Trigona

Next Post

Program CSR PII Terapkan Konsep CSV dan Ekonomi Sirkular

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR