TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pedas Besai, Program CSR Unggulan PLN NP UPDK Bandar Lampung

Fauzi
28 March 2024 | 14:50
rubrik: Ekonomi
Pedas Besai, Program CSR Unggulan PLN NP UPDK Bandar Lampung

Jakarta, TopBusiness — PT PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung (PLN NP UPDK Bandar Lampung) menjadi salah satu kandidat penerima penghargaan TOP CSR Awards 2024. Untuk kebutuhan penilaian PLN NP UPDK Bandar Lampung telah menyelesaikan sesi penjurian yang digelar Majalah TopBusiness secara virtual, Selasa (26/3/2024). Hadir ketika itu Rizky Syarief, selaku Officer SDM & Umum di PT PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung.

Pedas Besai, merupakan judul yang diangkat oleh PLN NP UPDK Bandar Lampung pada sesi presentasi penjurian TOP CSR Awards 2024. Pedas Besar merupakan salah satu program CSR unggulan yang tak lain singkatan dari Peduli Daerah Aliran Sungai Way Besai.

“Kenapa kami angkat program ini untuk disampaikan, karena kami menilai salah satu program yang berhasil dan sustain kami jalankan di PLN NP UPDK Bandar Lampung adalah Pedas Besai ini dan salah satu unit yang kami punya, yaitu PLTA Way Besai merupakan salah satu unit dengan energi terbarukan yang memang menjadi salah satu unit PLTA andalan kami,” ujar Rizky Syarief.

Sebagaimana dikatakan Rizky, PT PLN Nusantara Power merupakan salah satu Subholding PT PLN (Persero) yang berfokus pada penyediaan Solusi Energi Pembangkit Tenaga Listrik Energi Baru Terbarukan dan Ramah Lingkungan. PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung mencanangkan beberapa hal yang menjadi strategi bisnis perusahaan, yakni Core Asset Optimization, Capacity Growth, Energy Transition Expansion, serta Solutions & Service Development.

“Ini menjadi hal yang cukup penting (di mana) PLN nantinya harus berfokus pada energi baru terbarukan dan juga sustain. Dan kami harus mengembangkan secara terus menerus,” ujar Rizky.

Bicara soal CSR atau TJSL, PT PLN Nusantara Power yang dahulu dikenal sebagai PJB (Pembangkitan Jawa Bali) telah mengadopsi pedoman tata kelola perusahaan di tahun 2019. ”Di sini diatur semua tentang cara pengelolaan tanggung jawab sosial ataupun CSR, baik itu cara menyusun program CSR itu sendiri, merencanakan, dan melaksanakan programnya,” ungkap Rizky.

BACA JUGA:   PT Migas Utama Jabar Teguhkan Komitmen Bisnis Berkelanjutan Lewat Program TJSL

Adapun terkait dengan inisiatif strategi CSR untuk mendukung bisnis berkelanjutan, PT PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung berlandaskan pada Peraturan Menteri BUMN PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. “Terdapat empat pilar utama untuk mencapai tujuan SDGs, dan di tahun ini memang kami difokuskan untuk program prioritas yaitu adalah pendidikan, lingkungan, pengembangan UMK, dan CSV. Di mana tujuan utamanya nanti adalah mendukung pembangunan berkelanjutan atau SDGs,” jelas Rizky.

Bicara tata kelola CSR, secara umum PLN NP UPDK Bandar Lampung sama seperti perusahaan pada umumnya di man amencakup Sistem Perencanaan, Sistem Pelaksanaan, Sistem Monitoring, Sistem Pelaporan, dan Sistem Evaluasi.

“Nah, cuma mungkin yang di sini agak sedikit berbeda. Jadi kami ada keunggulan, kami menggunakan aplikasi, suatu wadah untuk memonitoring pelaksanaan CSR, lalu juga untuk mendukung pelaksanaan CSR itu sendiri dan juga manajemen dalam pengambilan keputusan untuk meminimalisir risiko. Jadi, kami ada aplikasi namanya Smart CSR, yang mana aplikasi ini kami gunakan untuk memonitoring program. Dan ini menjadi keunggulan sendiri untuk pelaksanaan tata kelola CSR di perusahaan,” ujar Rizky.

Program CSR Unggulan

Lalu untuk program CSR unggulan, seperti telah disampaikan PLN NP Bandar Lampung memiliki program bernama Pedas Besai dan program CSR pendukung, yakni Program Pengembangan Kelompok Usaha Tani Organik Mang Encak.

Seperti dikatakan Rizky, program CSR Pedas Besai mengena kepada subjek inti atau klausula ISO 26000 pada aspek lingkungan (environment). Sementara Program Pengembangan Kelompok Usaha Tani Organik Mang Encak, telah mengacu pada subjek inti community involvement & development atau Comdev.

“Jadi, (program) Pedas Besai ini adalah Program Imbal Jasa Lingkungan Pelaksanaan Konservasi Pada Area Lahan Kritis Kebun Kopi milik Petani, yang melibatkan beberapa stakeholder, dan memberikan dampak positif bagi perbaikan kualitas ekosistem daratan dan DAS (daerah aliran sungai),” jelas Rizky.

BACA JUGA:   Mandala Asri Empowerment, Program CSR Unggulan PLN Nusantara Power Muara Tawar

Adapun keterkaitan program dengan bisnis perusahaan, disebutkan dari program yang dijalankan akan terjadi Penormalan Kembali pada volume reservoir PLTA Way Besai sehingga mampu meningkatkan produksi kWh Terbangkit.

“Jadi, area reservoir ataupun area sungai yang kami manfaatkan untuk sumber airnya ‘kan saat ini menurun jumlah volume reservoir-nya. Karena apa? Karena sedimen pasir tadi. Tentunya hal ini jika terjadi penormalan kembali akan memberikan dampak baik bagi bisnis kami. Debit air yang masuk ke area reservoir kami lebih banyak, dan tentunya meningkatkan produksi Kwh kami dan juga memberikan kualitas baik bagi peralatan pembangkit kami,” tandas Rizky.

“Lalu, kenapa harus dikombinasikan dengan program Pengembangan Usaha Kelompok Tani Organik Mang Encak, karena (di)) program ini ada petani yang melakukan penanaman, perawatan kebun kopi, tetapi dengan cara yang ramah lingkungan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya, tanpa menggunakan herbisida yang bisa mengurangi unsur hara dari kualitas tanah itu sendiri. Dan sehingga efeknya apa? Sama, jadi mengurangi jumlah erosi pada area perkebunan sekitar bantaran sungai yang tentunya akan mencegah meningkatnya sendimentasi pada area bantaran sungai,” sambungnya.

Jadi bukan tanpa alasan, kenapa program-program tadi dilakukan oleh PLN NP Bandar Lampung, karena adanya sedimentasi, yang tidak hanya berdampak buruk bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat. Untuk perusahaan, misalnya, dampak buruknya adalah penurunan area reservoir tadi, yang tadinya area didesain awal 1.200.000 m3 menjadi 700.000 m3 di mana perkiraan Penambahan sedimentasi ± 25.000 m3/tahun). Tidak hanya itu, dampak buruk lain yang dirasakan perusahaan berupa penurunan keandalan pembangkit (air cooler, cooling coil, oil cooler tuber, oil cooler generator & Shaft Seal).

“Jadi, untuk cooling system itu biaya yang harus dikeluarkan untuk penggantiannya kurang lebih mencapai Rp.576.558.400 pert tahun,” jelas Rizky.

BACA JUGA:   Desa Energi Berdikari Keliki, CSR Jempolan Pertamina Patra Niaga IT Manggis

Adapun kerugian bagi masyarakat antara lain:

1.       Penurunan Produksi Kopi (Data BPS Terjadi penurunan produksi) (Data Tahun 2014 -2017).

2.       Kerusakan lahan perkebunan akibat erosi (45% Lahan perkebunan kopi mengalami erosi ringan – berat (riset Asep Mulyono 2009)).

3.       Penurunan kesuburan tanah perkebunan (peta tematik kesuburan lahan Lampung Barat dari Fakultas pertanian Unila tahun 2020, 34 sampel dari 34 pekon kesuburan rendah).

Pada program Pedas Besai ini PLN NP Bandar Lampung melakukan konservasi, dengan metode Konservasi Vegatitif, Konservasi Mekanis, dan Konservasi Kimia.

“Untuk program yang UMKM-nya itu sebagai penyempurna program. Jadi, untuk metode konservasi kimianya kami laksanakan di Program Pengembangan Usaha Kelompok Tani Organik Mang Encak tadi, di mana Pedas Besai sendiri itu sudah kami laksanakan sejak tahun 2009, dilaksanakan di 5 Sub DAS berbeda, dan dilaksanakan dengan metode imbal jasa,” ujar Rizky.

Selain dua program CSR yang telah dijelaskan di atas, PLN NP Bandar Lampung juga memiliki program lainnya, antara lain Program Kerjasama Dengan KPH Liwa: Pelatihan Budidaya Repong Damar dan Program Kerjasama dengan DLH Lampung Barat: Pengembangan Taman Kehati Lumbok Seminung.

Editor: Busthomi

Tags: PLN NP UPDK Bandar LampungTOP CSR Awards 2024
Previous Post

Berlaku April, BEI Lakukan Penyesuaian Ketentuan Evaluasi Indeks IDX80, LQ45, dan IDX30

Next Post

Yuk Intip Apiknya GNTU Kelola Zero Waste to Landfill

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR